SEKATO.ID, JAMBI – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) VIII Sepak Takraw Provinsi Jambi Tahun 2025 resmi digelar pada 22–26 Desember 2025 di Lapangan Tenis BPSDM Provinsi Jambi, Senin (22/12). Ajang bergengsi ini mempertandingkan nomor regu putra dan putri serta memperebutkan trofi Gubernur Jambi.
Pembukaan kejuaraan berlangsung meriah dan penuh semangat kompetisi. Wakil Ketua III KONI Provinsi Jambi, Cecep Suryana, dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun pola pikir atlet sepak takraw Jambi agar berorientasi nasional hingga internasional.
“Atlet itu harus bicara dunia, jangan sebatas Kejurprov. Jangan puas hanya ikut satu ajang provinsi, tapi harus menembus level nasional dan internasional,” tegas Cecep.
Ia menambahkan, dunia olahraga saat ini tidak hanya berbicara soal prestasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang luas. Atlet berprestasi berkesempatan meraih bonus medali, dukungan sponsor, hingga masa depan profesional yang lebih terjamin. Meski demikian, Cecep mengingatkan agar atlet tetap menjunjung tinggi etika, sikap, dan karakter sebagai fondasi utama dalam perjalanan karier olahraga.
Sementara itu, Ketua Panitia Kejurprov VIII, Ubaidillah, menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh hampir seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi, kecuali Kota Sungai Penuh. Menurutnya, Kejurprov menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus pembinaan atlet sepak takraw di daerah.
“Melalui Kejurprov ini, kami berharap atlet-atlet terbaik Jambi dapat muncul dan siap bersaing di level yang lebih tinggi,” ujarnya.
Dari sisi prestasi, Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Provinsi Jambi yang diwakili Ketua Harian Sudirman menegaskan bahwa sepak takraw Jambi telah memberikan kontribusi nyata bagi olahraga provinsi. Pada ajang PON Papua, atlet sepak takraw Jambi berhasil menyumbangkan dua medali perunggu. Sementara di kejuaraan nasional Aceh, Jambi meraih dua medali perak dan satu perunggu.
“Bahkan salah satu atlet putri Jambi, Laura, saat ini tergabung dalam Pelatnas dan sukses meraih medali perunggu pada SEA Games Thailand di nomor putri,” ungkap Sudirman.
Ia berharap seluruh atlet mengikuti kejuaraan dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan Kejurprov sebagai ajang pembuktian kemampuan terbaik.
Kejurprov VIII Sepak Takraw Provinsi Jambi 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga melahirkan atlet-atlet unggulan yang siap mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat sistem pembinaan sepak takraw di seluruh kabupaten dan kota.
(*/IM)












Discussion about this post