• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Oplus_0

Oplus_0

Empat Tahun Menjaga, Dua Desa Pulau Pandan–Karang Pandan Ultimatum PT KMH: Kompensasi PLTA Kerinci Harus Adil!

Editor Rengki Pebrima
15/07/2025
in DAERAH, RAGAM
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID, KERINCI – Desakan keras kembali datang dari jantung dua desa di Kabupaten Kerinci, yakni Pulau Pandan dan Karang Pandan terhadap pelaksanaan kompensasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci Merangin Hidro (KMH).

Ketua BPD Desa Pulau Pandan, Nanang, angkat bicara menyuarakan suara masyarakat yang selama ini mendukung penuh proyek strategis nasional tersebut, namun justru merasa diabaikan hak dan aspirasinya.

Sudah lebih dari empat tahun, masyarakat menjaga kondusifitas proyek PLTA di wilayah mereka. Tidak satu pun aksi anarkis atau bentuk penghalangan terjadi. Bahkan, tak ada barang milik perusahaan yang hilang, satu batang besi pun tidak sebuah bukti konkret bahwa masyarakat dua desa mendukung penuh proyek ini secara damai dan bertanggung jawab.

Namun, seiring waktu, kekecewaan perlahan berubah menjadi luka yang dalam. “Kami merasa pihak perusahaan tidak menunjukkan itikad baik. Pendekatan yang digunakan lebih kepada individu atau kelompok tertentu, bukan musyawarah menyeluruh yang melibatkan unsur desa dan adat,” tegas Nanang.

Ia menyebut dampak PLTA kini mulai terasa nyata. “Ada ketidakadilan sosial, ganti rugi yang tidak jelas, perpecahan antar saudara, dampak lingkungan, bahkan sumber mata pencaharian kami yaitu sungai kini sudah tidak bisa diandalkan seperti dulu. Sawah-sawah pun kesulitan air. Jalan masyarakat rusak. Banyak dampak yang tak bisa lagi kami tutupi dengan kata-kata,” ucapnya.

Nanang juga mempersoalkan pernyataan Humas PT KMH, Aslori Ilham, yang menyebut bahwa kompensasi sudah dibayarkan berdasarkan hasil musyawarah. “Musyawarah yang mana? Siapa yang mengesahkan? Kapan dibuat? Apa isinya? Berapa nilainya? Kompensasi untuk apa saja? Itu semua tak pernah disampaikan secara terbuka kepada masyarakat luas,” bantah Nanang.

Baca juga

Dinkes Kerinci Genjot Kapasitas Pengelola BLUD, Target Pelayanan Makin Cepat dan Bermutu

TNI Fun Run 2026 Menggelegar di Jambi, Ribuan Pelari Bersatu Semarakkan HUT ke-81 TNI

Usai Raih Perak Asian Games 2026, Atlet Dayung Jambi Ali Mardiansyah Bidik Olimpiade LA

Musprov IMI Jambi 2026 Siap Digelar, Ketua Baru Ditentukan 3 Oktober

Milad ke-60, KAHMI Muaro Jambi Soroti Karhutla dan Masa Depan Lingkungan

Lebih jauh, Nanang mengungkap bahwa kesepakatan terakhir yang ditandatangani dalam musyawarah di Gedung Serbaguna Pulau Pandan mengatur bahwa urusan kompensasi PLTA harus melibatkan empat unsur penting desa: Kepala Desa, BPD, Lembaga Adat, dan Tokoh Masyarakat/Alim Ulama. Tapi faktanya, hanya dua kepala desa yang diundang dan hadir ke PLTA Danau Kerinci.

“Ini bentuk pengkhianatan terhadap kesepakatan yang kami bangun bersama. Maka tak heran, kini muncul mosi tidak percaya terhadap para kepala desa dan lembaga adat. Apalagi mereka sendiri sudah menyatakan tak sanggup menyelesaikan masalah ini. Kalau tidak sanggup melindungi masyarakat, silakan mundur. Kami tidak butuh pemimpin yang hanya menikmati jabatan, tapi lari dari tanggung jawab,” tegasnya.

Sebelumnya Nanang juga menyampaikan harapan terakhir masyarakat kini ditujukan kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto, Yusuf Kalla, Gubernur Jambi, Bupati Kerinci, hingga para wakil rakyat di DPR RI, DPRD Provinsi, dan Kabupaten.

“Kami sudah menjaga, mendukung, dan sabar. Tapi hak kami tidak bisa terus diabaikan. Ini bukan semata soal uang. Ini tentang kehidupan anak, istri, dan cucu kami ke depan. Kalau perusahaan masih menganggap ini soal kecil, berarti mereka tak pernah benar-benar memahami makna keadilan sosial,” seru Nanang.

Masyarakat juga menegaskan agar PT KMH tidak membenturkan masyarakat dengan pihak luar. “Ini persoalan antara masyarakat dan perusahaan, bukan antara masyarakat dengan siapa pun. Jangan jadikan pihak ketiga sebagai perisai untuk menutupi masalah,” imbuhnya.

Menutup pernyataannya, Nanang menegaskan bahwa masyarakat dua desa tidak menolak proyek nasional, namun mereka hanya ingin diperlakukan adil.

“Kalau tak ada yang peduli, kami siap mempertahankan hak kami sampai titik darah penghabisan. Kami hanya ingin suara kami didengar, bukan diabaikan. Jangan hanya menerima laporan di meja yang indah, turunlah ke lapangan, lihat sendiri kebenaran yang kami alami,” pungkasnya.

(Rgk)

Previous Post

Gubernur Al Haris Berharap Revisi Penataan Ruang Lebih Fleksibel untuk Kesejahteraan Masyarakat

Next Post

Pemkot Jambi Gandeng JISIP UNJA Perkuat Kebijakan Berbasis Data dan Kajian Akademis

Artikel terkait

DAERAH

Dinkes Kerinci Genjot Kapasitas Pengelola BLUD, Target Pelayanan Makin Cepat dan Bermutu

28/09/2026
2k
RAGAM

TNI Fun Run 2026 Menggelegar di Jambi, Ribuan Pelari Bersatu Semarakkan HUT ke-81 TNI

27/09/2026
2k
RAGAM

Milad ke-60, KAHMI Muaro Jambi Soroti Karhutla dan Masa Depan Lingkungan

26/09/2026
2k
RAGAM

Pemkot Jambi Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta kepada Ahli Waris Ketua RT 54

24/09/2026
2k
RAGAM

Agrobiopori, Strategi Pemkot Jambi Perkuat Pangan dari Lahan Pekarangan

21/09/2026
2k
Next Post

Pemkot Jambi Gandeng JISIP UNJA Perkuat Kebijakan Berbasis Data dan Kajian Akademis

Pemerintah dan DPRD Kompak Bungkam Pers? DPRD Sungai Penuh Dinilai Tak Punya Nyali Perjuangkan Anggaran Publikasi

Wali Kota Maulana Paparkan Tata Kelola Data Kota Jambi di Seminar Internasional UNJA

Maulana Bicara Data dan Digitalisasi di Seminar LOGIC 2025

Oplus_0

ICMI Jambi Gelar FGD 100 Hari Kerja Wali Kota: Maulana Serap Masukan Para Cendekiawan untuk Wujudkan Kota Jambi Bahagia

Discussion about this post

Kalender

September 2026
SMTWTFS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Aug    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123