SEKATO.ID, JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris, bersilaturahmi dengan Asosiasi Ojek Online Provinsi Jambi di auditorium rumah dinas gubernur, Kamis, 4 September 2025 pagi.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Jambi berdiskusi menampung aspirasi perwakilan Driver Ojek Online Jambi. Selai itu, membahas konflik ojek online yang ada di Kota Jambi dan juga soal insiden ojol terlindas saat demo di Jakarta belum lama ini.
Al Haris menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa driver ojol Effan Kurniawan dalam aksi demonstrasi di Jakarta yang mengakibatkan hilangnya nyawa.
Orang nomor satu di Provinsi Jambi ini, juga memberikan bantuan paket sembako kepada driver ojek online Jambi yang diberikan secara simbolis.

“Alhamdulillah, pada pagi hari ini di rumah dinas gubernur telah diberikan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan kawan-kawan di ojek online,” Noval, Sekretaris Asosiasi Ojek Online Jambi usai menerima paket sembako.
Noval Menjelaskan, sebelumnya Gubernur Jambi sudah berkoordinasi terkait pemberian bantuan paket sembako.
“Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Gubernur, Minggu lalu beliau sudah berkoordinasi dengan kami terkait pembagian sembako untuk kawan-kawan driver ojol di Jambi,” Noval, Sekretaris Asosiasi Ojek Online Jambi.
Selanjutnya, Kata Noval, sembako tersebut akan di bagikan langsung ke komunitas-komunitas atau basecamp driver ojol di Kota Jambi.
Lebih jauh, Asosiasi Ojol Jambi sangat mengapresiasi atas dukungan dan Gubernur Jambi.
“Dalam waktu dekat ini kami akan melaksanakan kegiatan FGD (Focus Group Discussion) dengan judul Tata Kelola Ojek Online, FGD ini akan dilakukan secara per grup komunitas. Alhamdulillah, Gubernur Jambi sangat mendukung kegiatan ini, dan saat ini koordinasi sudah berjalan dengan baik,” tegas Noval.

Pihaknya juga menjelaskan, Jika saat ini tengah di garap terkait payung hukum Asisiasi Ojol.
“Sedang digodok dan sudah sampai di Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jambi.
Mudah-mudahan nanti setelah acara tersebut, mungkin ada gambaran seperti apa peraturan gubernur tersebut dan dampaknya,” sebutnya.
Noval menegaskan Asosiasi Ojek Online Jambi sudah bermitra dengan dengan Polda Jambi, Polresta Jambi dalam berbagai program.
“Perlu saya sampaikan ke kawan-kawan ojek online di Jambi ini. Saat ini kita juga telah membantu tim kamtibmas untuk wilayah Jambi,” tuturnya.
“Kami rutin setiap minggu dua kali, pada malam Sabtu dan malam Minggu, melakukan patroli di wilayah Kota Jambi. Tujuannya, pertama untuk melindungi kawan-kawan ojek online di Jambi.
Selanjutnya, Kata dia, ketika ada kondisi darurat seperti kecelakaan atau hal-hal lain, terutama di malam hari, kami cepat berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
“Contohnya, kemarin ada kecelakaan. Kami langsung menghubungi ambulance dan melakukan evakuasi korban ke rumah sakit terdekat,” tutupnya. (adv)












Discussion about this post