SEKATO CO ID — Diduga memuat E- Book ilegal di E-Pustaka Tanjabbar milik Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Erlimawaty bungkam.
Pasalnya sekato.co.id mencoba mengkonfirmasi melalui pesan Whatsapp-nya terkait dengan dugaan pemuatan E-Book ilegal di E-Pustaka Tanjabbar itu dari Jum’at (5/1/2024) malam hingga Sabtu (6/1/2024) sekitar pukul 13.00 wib belum juga mendapat tanggapan. Badahal pesan whatsapp tersebut berconteng dua namun belum dibacanya.
Selain itu juga mencoba mengkonfirmasi melalui telfon pada Sabtu (6/1/2024) sekitar pukul 12.49 wib sebanyak dua kali namun hal yang sama juga terjadi tanpa respon dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Tanjabbar
Selain Kepala Dinas, Kabid Pustaka Dewi juga tidak merespon konfirmasi terkait penggunaan e-book ilegal di website E-Pustaka Tanjabbar itu.
Dugaan memuat E- Book ilegal di E-Pustaka Tanjabbar terungkap setelah sang penulis Tere Liye mengunggah nada protes diakun instagram pribadinya @tereliyewriter memberikan contoh salah satu web yang memuat karyanya tanpa izin alias ilegal yakni E-Perpusta Tanjabbar.
*Bahkan website pemerintah membagikan ebook ilegal!
Saya, hanya merekomendasikan 2 website/aplikasi saja untuk membaca ebook yang legal: 1. Ipusnas, milik Perpustakaan Nasional RI, 2. Gramedia Digital.
Di luar dua ini, kalian berhati2 mengaksesnya. Bahkan jika itu e-perpus milik pemda, kementerian, lembaga negara. Belum tentu legal. Buanyak e-library milik pemerintah yg maling ebook.
Di luar dua mi, nanan pemauz menyanstonya. Dalinan jika itu e-perpus milik pemda, kementerian, lembaga negara. Belum tentu legal. Buanyak e-library milik pemerintah yg maling ebook.
Contoh, screenshot yang satu ini: E-Pustaka Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Menggunakan alamat https://e-pustaka.tanjabbarkab.go.id/, Website ini ilegal, alias melanggar UU. Pencurian massif. Membagikan file PDF ebook penulis2.
Jangan mentang2 itu website pemerintah kalian bilang aman.
Ada orang pemda Tanjung Jabung Barat di sini? Ada Bupatinya? Kepala Dinasnya? Coba lihat website kalian ini. Atau jangan2, kalian memang TIDAK paham sama sekali soal right ebook? Bergaya biar terlihat keren, punya e-library, tapi sejatinya maling?
E-Library Kementerian, Pemda/Pemkot, TIDAK semuanya legal! Kami sih malasnya kalau disuruh periksa satu per satu. Kalian coba yg tanya ke adminnya lewat email/akun medsosnya, ‘Pak/Ibu, tolong tunjukkan surat jika kalian punya right/izin membagikan ebook di sini!’ Ehem, mayoritas adminnya mingkem, tidak reply2 deh.
*Tere Liye
**semua buku Tere Liye terbitan 2020-2024, TIDAK ada yang tersedia di e-library manapun. mau dia e-library milik Raja Api. Satu-satunya ada di Google Play Books. Maka, jika ada e-library milik pemerintah mempostingnya, itu jelas mencuri. Lebih crazy lagi, malah dikasih akses download file PDF-nya.
Postingan itu telah mendapatkan like sebanyak 6.611 dan komentar sebanyak 101 kali komentar pada, Sabtu (6/1/2023) pukul 13.00 wib.












Discussion about this post