SEKATO.ID, JAMBI – Pemerintah Kota Jambi mempertegas komitmen perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Upaya ini dijalankan lewat program pendidikan seksual sehat dan ramah anak yang menyasar seluruh tenaga pendidik di Kota Jambi.
Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkot Jambi menggandeng Karunia Global School. KGS dipilih karena sudah lebih dulu menjalankan modul pendidikan seksual sehat yang dinilai sesuai standar perlindungan anak.
Bentuk kolaborasi diperkuat melalui penandatanganan kesepakatan bersama. MoU melibatkan Pemerintah Kota Jambi, Yayasan Bina Tuna Sejahtera, Dinas Pendidikan Kota Jambi, serta Karunia Global School.
Sasaran utama program adalah pelatihan bagi guru PAUD, SD, hingga SMP. Pelatihan digelar bertahap dan mencakup sekolah negeri maupun swasta di seluruh Kota Jambi.
Wali Kota Jambi, Maulana, menyebut kerja sama ini krusial untuk membangun kesadaran kolektif soal perlindungan anak. Program juga memastikan pendidikan kesehatan reproduksi diberikan secara aman, nyaman, dan sesuai usia.
“Kerja sama ini dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap siswa serta memberikan pendidikan kesehatan reproduksi yang aman dan nyaman di lingkungan sekolah,” kata Maulana.
Menurut Maulana, pengalaman KGS yang sudah menerapkan program ini dengan baik akan ditularkan ke sekolah lain. Tujuannya agar semua tenaga pendidik punya pemahaman yang sama terkait edukasi reproduksi dan perlindungan anak.
“Di KGS program ini sudah berjalan dengan baik. Karena itu kami ingin ilmu dan pelatihannya dapat diterapkan lebih luas di seluruh sekolah Kota Jambi,” ujarnya. Guru akan dibekali cara mengenalkan pendidikan seksual sehat sesuai tahap perkembangan anak.
“Kami ingin seluruh guru memiliki pemahaman yang sama tentang bagaimana menjaga anak-anak dari potensi kekerasan seksual melalui edukasi yang tepat,” tambah Maulana.
Ketua Yayasan Bina Tuna Sejahtera, Yudi Limarti, menyambut baik kolaborasi ini. Pihaknya siap mendukung penuh karena pendidikan seksual sejak dini dinilai penting untuk perlindungan anak yang optimal.
Yudi menjelaskan KGS telah mengantongi pelatihan dan sertifikasi pendidikan seksual sehat dari lembaga yang kompeten. Pengalaman itu akan dibagikan agar tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak. Pemkot Jambi berharap guru bisa menjadi garda terdepan pencegahan kekerasan seksual di sekolah.
(IMG)












Discussion about this post