Sekota,id Batang Hari – Suasana haru bercampur semangat pemulihan menyelimuti Aula Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Muara Bulian. Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun ini berlangsung istimewa, dirangkai dengan penyerahan remisi, prosesi sungkeman menyentuh hati, hingga penampilan memukau Marching Band BALA PRAKSHA anak binaan. Kamis, 23 Juli 2026.
Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen negara menjamin hak-hak anak yang berhadapan dengan hukum, sekaligus membuka lembaran baru perbaikan diri.
Hadir langsung menyaksikan momen berharga ini Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi Irwan Rahmat Gumilar, para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jambi, unsur Forkopimda, jajaran pemda, keluarga anak binaan, serta seluruh jajaran pegawai LPKA.
Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian, J. Kasogi Surya Fattah, menjelaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. “Pembinaan di sini tidak hanya soal aturan hukum, melainkan pemulihan, pendidikan karakter, dan menguatkan ikatan keluarga sebagai fondasi utama agar mereka bisa kembali diterima masyarakat dengan baik,” tegasnya.
Momen paling dinanti pun tiba: penyerahan Surat Keputusan Pengurangan Masa Pidana (Remisi Hari Anak Nasional) bagi anak binaan yang memenuhi syarat, berperilaku disiplin, dan aktif mengikuti program pembinaan. Penghargaan ini menjadi apresiasi nyata atas usaha mereka berubah menjadi lebih baik.
Tangis haru pecah saat prosesi sungkeman dimulai. Satu per satu anak binaan bersimpuh memohon maaf kepada orang tua atas kesalahan yang pernah diperbuat, sekaligus berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Pelukan hangat orang tua menjadi bukti bahwa kasih sayang keluarga tak pernah putus, menjadi energi terbesar bagi mereka untuk bangkit.
Dalam sambutannya, Bupati Fadhil menegaskan: “Tidak ada anak yang kehilangan harapan. Mereka adalah aset bangsa yang butuh kesempatan kedua, bimbingan, dan dukungan tulus. Pemkab Batang Hari sepenuhnya mendukung langkah humanis seperti ini agar mereka kelak tumbuh jadi generasi yang produktif dan bermanfaat.”
Senada, Kakanswil Jambi Irwan Rahmat Gumilar menekankan pentingnya menjauhi stigma negatif. “Kita bimbing mereka, bukan menghukum selamanya. Dengan sinergi semua pihak, masa depan cerah masih terbuka lebar bagi mereka,” ujarnya.
Acara juga dimeriahkan penampilan memukau Marching Band BALA PRAKSHA serta pembagian hadiah bagi pemenang lomba yang digelar sebelumnya. Perwakilan anak binaan, ABS, mengaku sangat terharu: “Kami merasa masih diperhatikan. Bertemu orang tua hari ini membuat kami bertekad kuat untuk berubah dan membanggakan mereka.”
Perwakilan orang tua pun menyampaikan rasa syukur mendalam: “Terima kasih LPKA yang membimbing anak kami dengan penuh kasih. Kami berharap mereka kembali jadi pribadi yang bertanggung jawab dan meraih impiannya.”
Lewat kegiatan ini, LPKA Muara Bulian kembali menegaskan tekadnya: pembinaan berbasis kepentingan terbaik anak, perlindungan hak asasi, dan kekuatan keluarga adalah kunci utama kembalinya mereka ke tengah masyarakat dengan penuh harapan.(TN)












Discussion about this post