Sekato.id,Batang Hari – Kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari, Bunda Zulva Fadhil, turun langsung menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Batang Hari, Selasa (3/11/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dalam menghadapi berbagai persoalan yang menyangkut keselamatan, hak, dan masa depan perempuan serta anak.
Dalam pertemuan itu, pentingnya kolaborasi antarlembaga menjadi perhatian utama. Sebab, persoalan kekerasan, diskriminasi, maupun berbagai bentuk kerentanan yang dialami perempuan dan anak membutuhkan penanganan serius, terarah, serta pendampingan yang berkelanjutan.
Bunda Zulva menaruh perhatian terhadap pentingnya memastikan setiap perempuan dan anak yang membutuhkan perlindungan mendapatkan ruang aman, perhatian, serta pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Upaya perlindungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun lembaga teknis. Keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekitar juga memiliki tanggung jawab untuk membangun budaya peduli serta berani mengambil peran dalam mencegah kekerasan.
Melalui penguatan koordinasi antara TP-PKK, UPTD PPA, dan pihak terkait, diharapkan sistem perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Batang Hari semakin optimal.
Sebab, keberhasilan perlindungan bukan hanya diukur dari penanganan kasus, tetapi juga dari kemampuan bersama mencegah kekerasan, memberikan pendampingan, dan memastikan setiap perempuan serta anak dapat hidup dengan aman, bermartabat, dan memperoleh hak-haknya.
Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Membangun Batang Hari yang aman dan ramah anak harus dimulai dari kepedulian keluarga, keberanian masyarakat, serta keseriusan seluruh pemangku kepentingan.(TN)








Discussion about this post