SEKATO.CO.ID | JAMBI – Istana Negara telah mengumumkan Ketua Pakatan Harapan (PH) Anwar Ibrahim akan menjadi Perdana Menteri ke-10 Malaysia
Anwar Ibrahim, pria berusia 75 tahun itu akan dilantik pada pukul 17:00 pada Kamis (24/11).
Pemimpin baru ditunjuk oleh Raja Sultan Abdullah, setelah pemilu pada akhir pekan menghasilkan parlemen gantung yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Baik Anwar maupun mantan perdana menteri Muhyiddin Yassin tidak memenangkan mayoritas sederhana yang diperlukan untuk membentuk pemerintahan.
“Setelah mempertimbangkan pandangan Yang Mulia Penguasa Melayu, Yang Mulia telah memberikan persetujuan untuk menunjuk Anwar Ibrahim sebagai Perdana Menteri ke-10 Malaysia,” demikian pernyataan yang dirilis istana, menurut kantor berita AFP.
Partai Pakatan Harapan (PH) pimpinan Anwar, yang memenangkan kursi terbesar dalam pemilihan hari Sabtu, tidak memiliki cukup kursi sendiri untuk membentuk pemerintahan.
Belum jelas partai mana yang akan berkoalisi dengannya.
Butuh lima hari negosiasi yang intens untuk mencapai kesepakatan tentang pemerintahan baru, di mana berbagai kombinasi partai dan bentuk aliansi dibahas, dan kemudian ditolak.
Banyak pemimpin politik memiliki perbedaan pribadi dan ideologis yang membuat sulit untuk menemukan mayoritas yang bisa diterapkan.
Namun penunjukan pria berusia 75 tahun itu menandai pemenuhan misi selama puluhan tahun untuk menjadi pemimpin negara.
BBC NEWS/DAR












Discussion about this post