SEKATO.ID – I Gusti Ayu Bintang Puspayoga, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengungkapkan data terkait tindak kekerasan kepada perempuan dan anak selama periode tahun 2020.
Disampaikan dalam webinar bertajuk Lindungi Perempuan dari Kekerasan ‘Dare To Speak Up’ yang disiarkan kanal YouTube Kemen PPPA, Senin (8/3/2021).
Menurut data kementriannya, terdapat 7 ribu lebih laporan yang diterima terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak.
“Adapun catatan Simponi PPPA menunjukan bahwa sepanjang tahun 2020 terdapat 7.464 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dewasa,” jelas Bintang.
Dilansir dari msn.com, laporan yang masuk lebih dari 60 persennya kekerasan perempuan dalam rumah tangga.
“Dimana 60,75 persen persennya merupakan kasus kekerasan dalam rumah tangga,” tambahnya.
Ia mengungkapkan rasa khawatirnya terhadap temuan data tersebut.
Dirinya juga merujuk data survei pengalaman hidup perempuan pada tahun 2016. Dimana, 1 dari 3 perempuan usia 15-64 tahun mengalami kekerasan fisik dan atau seksual oleh pasangan maupun selain pasangan selama hidupnya.
“Catatan tahun 2020 dari Komnas Perempuan, memperlihatkan selama 12 tahun terakhir kekerasan terhadap perempuan di Indonesia meningkat 8 kali lipat,” katanya.
Berdasarkan laporan yang diterima, ia meminta perhatian serius pemerintah serta semua pihak termasuk masyatakat.
“Apalagi angka-angka ini hanya angka laporan, yang mana artinya di lapangan kasus yang terjadi jauh lebih banyak dan memprihatinkan,” ungkap Bintang.











Discussion about this post