SEKATO.CO.ID | JAMBI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, Ahmad Fauzi Ansori, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jambi untuk melakukan evaluasi terhadap penggunaan alat berat Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD). Permintaan ini disampaikan dalam rapat Komisi III yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jambi.
Fauzi Ansori, yang juga menjabat sebagai Ketua Pansus III LKPJ Gubernur Jambi di DPRD Provinsi Jambi, menyoroti rendahnya realisasi retribusi daerah yang berasal dari UPTD workshop dan peralatan Dinas PUPR Provinsi Jambi. Dia juga menekankan bahwa keterbatasan alat berat yang dimiliki menjadi kendala dalam pemanfaatan optimal.
“Kami Pansus III DPRD Provinsi Jambi meminta Dinas PUPR untuk melakukan kajian terhadap faktor internal kekuatan dan kelemahan serta faktor eksternal peluang dan ancaman. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan target retribusi daerah pada UPTD tersebut dan memastikan penggunaan alat berat untuk perbaikan jalan serta penanggulangan bencana,” ungkap Fauzi Ansori.
Selain itu, Pansus III DPRD Provinsi Jambi juga mengingatkan UPTD workshop dan peralatan Dinas PUPR Provinsi Jambi untuk menjalankan kegiatan secara transparan dan akuntabel. Transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana dan sumber daya publik sangat penting guna memastikan efisiensi dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Permintaan evaluasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa alat berat yang dimiliki Dinas PUPR Provinsi Jambi dapat dimanfaatkan secara optimal dan efektif. Dengan melibatkan faktor internal dan eksternal dalam analisis, diharapkan langkah-langkah yang diperlukan dapat diidentifikasi guna meningkatkan kinerja UPTD workshop dan peralatan Dinas PUPR Provinsi Jambi.
DPRD Provinsi Jambi berharap bahwa hasil evaluasi ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang terkait dengan penggunaan alat berat UPTD serta meningkatkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya yang tersedia. (*)












Discussion about this post