SEKATO.CO.ID | JAMBI – Menjelang peringatan hari besar keagamaan Natal dan tahun baru, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan kembali menegaskan bahwa harga barang kebutuhan pokok (bapok) secara umum stabil dan stok aman.
Bersama sejumlah kementerian dan pemerintah daerah, Kementerian Perdagangan melakukan pengawasan pergerakan harga bapok ini secara intensif sehingga inflasi baik di daerah maupun secara nasional tetap terkendali.
Hal ini ditegaskan Zulkifli Hasan saat menerima aduan masyarakat di sektor perdagangan bersama pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di Kedai Kopi Johny, Jakarta, pada Sabtu (3/12).
“Saya telah melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah mengecek harga dan pasokan barang kebutuhan pokok. Secara umum harga barang kebutuhan pokok stabil dan pasokannya cukup,” jelas Mendag Zulkifli Hasan dikitup dari keterangan resmi, Senin, (5/12).
Mendag memastikan barang kebutuhan pokok akan terus tersedia. Jika ada gejolak harga, Pemerintah akan langsung bertindak dengan memberikan subsidi, baik untuk harga maupun untuk biaya logistik.
“Pemerintah menjamin ketersediaan barang pokokdan jika ada kenaikan harga, langsung disubsidi melalui Pemerintah Daerah,” lanjut Mendag.
Pada pertemuan ini Mendag menerima beberapa aduan dari masyarakat. Di antaranya terkait pengurusan izin impor produk hortikultura.
Mendag meminta importir memenuhi persyaratan sesuai aturan dan mengutamakan impor komoditas yang tidak dapat dihasilkan di dalam negeri.
“Produk hortikultura yang mampu kita hasilkan tidak perlu impor. Utamakan buah-buahan dan sayur-sayuran lokal. Buah yang sudah ada di dalam negeri tidak perlu diimpor lagi,” tandasnya.
Mayarakat juga menyampaikan aduan terkait kenaikan harga kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe. Mendag menyatakan, Pemerintah menugaskan Bulog untuk mengimpor 300 ribu ton kedelai dan akan dan akan dijual dengan harga sekitar Rp11.000 per kilogram jika harga impornya Rp12.000 per kilogram.












Discussion about this post