Sekato.id,Batang Hari – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Sebanyak 42 keluarga terdampak bencana alam dan nonalam menerima tali kasih sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah terhadap warga yang tengah menghadapi masa sulit.
Penyaluran tali kasih tersebut berlangsung di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari, Kamis (3/9/2026), dan diserahkan langsung oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil.
Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari, Solihin, menyampaikan bahwa 42 penerima manfaat tersebut merupakan keluarga yang terdampak berbagai kejadian bencana alam maupun nonalam yang terjadi di wilayah Kabupaten Batang Hari.
Menurutnya, dampak bencana tersebut tersebar cukup merata di delapan kecamatan di Kabupaten Batang Hari. Data penerima manfaat dihimpun berdasarkan kejadian bencana yang tercatat secara berkala hingga Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Zulva Fadhil menyampaikan rasa empati kepada seluruh keluarga yang terdampak. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penguat bagi masyarakat untuk menghadapi kondisi yang mereka alami.
“Semoga keluarga yang terdampak dapat berbesar hati dan sabar terhadap apa yang dialami. Dengan keyakinan dan ketulusan hati dalam menerima setiap kejadian, insyaallah akan ada balasan yang lebih baik di kemudian hari,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penyaluran tali kasih tersebut bukan sekadar bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang mengalami musibah.
“Semoga dengan penyaluran tali kasih ini dapat sedikit mengurangi beban keluarga yang terdampak dan menjadi penyemangat untuk perlahan kembali menata serta melanjutkan kehidupan,” harapnya.
Pemerintah Kabupaten Batang Hari melalui BPBD terus mendorong pendataan dan penanganan masyarakat terdampak bencana agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran sesuai kondisi di lapangan.
Penyaluran tali kasih ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun ketahanan masyarakat sekaligus memastikan warga yang tertimpa musibah tidak merasa berjalan sendiri dalam menghadapi masa sulit.(TN)












Discussion about this post