SEKATO | JAMBI – Kasus kematian anak akibat gagal ginjal akut di Indonesia sudah mencapai 141 kasus.
“Per hari ini kasus total 245 kasus di 26 provinsi. Sebanyak 8 provinsi berkontribusi terhadap 85 persen kasus yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Aceh, Jawa Timur, Sumatera Barat, Bali, Banten, dan Sumatera Utara. Fatality rate, meninggal persentasenya tinggi 141 kasus atau 57,6 persen,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin di Istana Bogor, Jawa Barat, dikutip CNN Indonesia Senin (24/10).
Sejauh ini simpulan Kementerian Kesehatan terkait penyebab gagal ginjal adalah zat kimia yakni etilen glikol (EG), dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol butil ether (EGBE). Ketiganya merupakan cemaran dari zat pelarut dalam proses pembuatan obat.
Hal ini dikonfirmasi atas temuan 7 dari 10 anak darah dan urinenya mengandung zat kimia tersebut. Kemudian sebanyak 70 persen pasien mengalami gagal ginjal akibat zat kimia.
“Kami simpulkan penyebabnya obat [mengandung zat] kimia yang merupakan cemaran dari pelarut ini,” katanya.
Sumber : CNN Indonesia












Discussion about this post