SEKATO.ID | KUALATUNGKAL — Pasca siswa SMAN 1 Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) pihak sekolah akan membentuk tim khusus yang nantinya untuk menginvestigasi kasus tersebut namun setelah proses penyidikan di Polres Tanjabar selesai.
Kepala Sekolah SMAN 1 Tanjabbar Kadiman mengatakan pihaknya berencana akan membentuk tim khusus dalam persoalan siswa dugem di gedung Pola Kantor Bupati. “Nanti setelah penyidikan di polres selesai, kalau bareng bareng kasian siswanya nanti,”katanya
Kadiman menegaskan dari pemeriksaan tim khusus itu nantinya diharapkan dapat mencari titik persoalan yang terjadi. Selain itu pemberian sangsi atau upaya rehabilitasi akan lebih mudah. “Iya kita bentuk di itu harapan bisa mencari titik masalah nya,”ungkapnya.
Kepsek menyebutkan jika nanti dalam pemeriksaan tim khusus itu ada temuan yang melibatkan siapapun itu baik guru maupun tenaga pendidik atau siswa sendiri nantinya akan di proses sebagaimana mestinya. “Ya semuanya nanti kita lihat hasilnya, tim juga baru akan dibentuk,”ungkapnya.
Dia mengakui jika yang ikut dalam acara tersebut adalah siswanya. Namun, ia menduga ada pihak lain lagi yang terlibat namun secara pastinya setelah pemeriksaan tim yang akan dibentuk setelah penyidik polres selesai. “Kalau status masih siswa, kan mereka belum tamat, kalau sudah tamat kita tinggal sebut alumni,”ucapnya.
Dalam waktu dekat akan ada pembinaan pesantren kilat khusus yang dilakukan SMAN 1 Tanjabbar bersama Polres khusus para siswa itu. “Wajib ikut semuanya yang terlibat ini juga bagian dari sangsi tapi dalam bentuk pembinaan,” tutupnya. (WN)
CATATAN REDAKSI:
Sebelumnya di dalam pemberitaan ini tertulis dugem karena adanya pertimbangan dari redaksi, saran dari pembaca dan arahan penasehat redaksi, maka kami perbaiki pada Jum’at, 16/04/2021 menjadi “dugem” (dugaan yang menyerupai).
Dengan demikian telah kami perbaiki dan mohon maaf jika terdapat kekeliruan sebelumnya.
Terima kasih atas perhatiannya.
Salam redaksi












Discussion about this post