• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Serangan Siber ke Seribu Perusahaan AS, Joe Biden Dianggap Lemah

Editor Ara Permana Putra
05/07/2021
in DUNIA
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID | JAKARTA– Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dikecam karena dianggap ‘lemah terhadap Putin’.

Hal ini disebabkan tanggapannya yang diduga lambat terhadap serangan siber global yang telah mempengaruhi setidaknya 1.000 perusahaan di Amerika Serikat (AS) dan telah dikaitkan dengan peretas Rusia.

Pemimpin Minoritas DPR Kevin McCarthy mentweet pada Sabtu (3/7/2021), merujuk berita dari Juni bahwa Biden telah memberi presiden Rusia Vladimir Putin daftar target yang terlarang untuk serangan dunia maya.

“Ingat ketika Presiden Biden memberi Putin daftar hal-hal yang seharusnya terlarang untuk serangan dunia maya? Apa yang HARUS dia katakan adalah bahwa SEMUA target Amerika terlarang,” cuit McCarthy.

“Biden lunak terhadap kejahatan dan lemah terhadap Putin.”

Biden telah memperingatkan bahwa AS akan membalas jika mengetahui Rusia berada di balik serangan siber massal yang melanda setidaknya 1.000 perusahaan Amerika menjelang akhir pekan 4 Juli.

Baca juga

Tragedi Penembakan Siswa SD di Texas, Joe Biden Singgung Industri Senjata

18 Siswa Sekolah Dasar di Texas Tewas Tertembak

Respon BNPT Terhadap WNI yang Disanksi AS Atas Dugaan Terlibat dengan Kelompok ISIS

Wapres AS Hingga Bos Facebook dan Wartawan Terdaftar Dilarang Masuk Rusia Selamanya

Indonesia Tidak Khawatir Aksi Walk Out Sejumlah Peserta FMCBG G20

Presiden mengatakan kepada wartawan bahwa belum jelas siapa yang berada di balik pelanggaran keamanan siber terbaru untuk menyerang bisnis Amerika.

Dia bersikeras ‘akan menanggapi’ jika itu terkait dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Kami tidak yakin siapa itu,” katanya, saat dia merayakan awal pekan 4 Juli, dilansir laman Daily Mail, Senin (5/7/2021).

“Pemikiran awalnya bukan pemerintah Rusia, tapi kami belum yakin. Jika itu dengan sepengetahuan dan/atau konsekuensi dari Rusia, maka saya mengatakan kepada Putin bahwa kami akan merespons,” tegasnya.

Peringatan itu muncul setelah kedua pemimpin bertemu di KTT Jenewa bulan lalu, di mana Biden memperingatkan Putin akan ada konsekuensi jika serangan ransomware terus menyerang AS dari Rusia.

Pakar keamanan siber Dmitri Alperovitch dari think tank Silverado Policy Accelerator mengatakan, dia yakin serangan terbaru bermotivasi finansial dan bukan diarahkan Kremlin.

Namun, dia mengatakan itu menunjukkan bahwa Putin ‘belum bergerak’ untuk menutup penjahat dunia maya di Rusia, setelah Biden menekannya untuk melakukannya pada pertemuan puncak Juni mereka di Swiss.

Dalam beberapa bulan terakhir, infrastruktur penting negara itu telah menjadi korban serangan dari kelompok kriminal dunia maya yang diduga berbasis di Rusia.

Salah satu pengangkut bahan bakar terbesar dan salah satu pemasok daging terbesar AS tutup selama berhari-hari setelah peretasan.

Biden mengatakan bahwa dia belum berbicara dengan Putin sejak pelanggaran terakhir atau sejak pertemuan mereka di Jenewa.

“Saya mengarahkan sumber daya penuh dari pemerintah untuk membantu dalam respon jika diperlukan,” katanya.

“Saya mengarahkan komunitas intelijen untuk memberi saya pemahaman mendalam tentang apa yang terjadi. Aku akan tahu lebih baik besok.’

Badan Keamanan Cybersecurity dan Infrastruktur AS (CISA) mengatakan pada Jumat bahwa pihaknya mengambil tindakan untuk memahami dan mengatasi serangan ransomware rantai pasokan baru-baru ini.

Sekitar 1.000 bisnis AS terkena dampak serangan cyber ‘kolosal’ pada hari Jumat, melumpuhkan jaringan komputer mereka.

Perusahaan di seluruh dunia di setidaknya 17 negara diperkirakan juga terpengaruh.

Para peretas pertama kali menargetkan perusahaan TI yang berbasis di Florida, Kaseya, sebelum menyebar ke perusahaan lain yang menggunakan perangkat lunak perusahaan.

Pelanggaran itu ditemukan Jumat sore karena banyak bisnis sudah tutup atau mengucapkan selamat tinggal kepada karyawan untuk akhir pekan Hari Kemerdekaan yang panjang.

Perusahaan keamanan Huntress mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya yakin geng cyber ransomware REvil yang terkait dengan Rusia.

Sumber: suara

Tags: Amerika SerikatASjoe bidenpresiden amerikaSiber
Previous Post

14.120 Lembar KTP Rusak Dan Invalid Di Musnahkan

Next Post

Golkar Intruksikan Kader Pasang Spanduk Airlangga Hartarto Sebagai Capres 2024

Artikel terkait

DAERAH

Adrenalin di Negeri Awan: Kerinci 100 Satukan Pelari Dunia di Jalur Ekstrem

04/04/2026
2k
DAERAH

Wali Kota Maulana Sampaikan Best Practice Kota Jambi di Forum Gubernur dan Bupati Wali Kota se-ASEAN

14/08/2025
2k
DUNIA

Go ASEAN! Jadi Pembicara di Forum AGMF, Wali Kota Maulana Paparkan Program Unggulan Festival Tumpah Ruah & konsep Kampung Bahagia

13/08/2025
2k
DAERAH

Ratusan Anak Meriahkan Lomba Mewarnai LAM Jambi, Semarak Hari Anak Nasional Bernuansa Budaya Melayu

23/07/2025
2k
Oplus_0
DAERAH

Gebyar PAUD dan Hari Anak Nasional 2025 di Kabupaten Kerinci: Meriahkan Semangat Anak Sehat dan Kreatif

23/07/2025
2k
Next Post

Golkar Intruksikan Kader Pasang Spanduk Airlangga Hartarto Sebagai Capres 2024

Putusan KPPU Dinilai Serat Dengan Kepentingan

Anggaran Perjalanan Dinas dan Rapat PNS Masuk Dalam Refocusing Penanganan Covid-19

Vaksinasi Ditingkatkan Menjadi 400 Ribu Per Hari

Pinterest Larang Iklan Penurunan Berat Badan, Ini Alsannya

Discussion about this post

Kalender

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123