• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Sentuhan PHE Jambi Merang Ubah Singkong Jadi Sumber Harapan

Editor Miftahurrahmah
25/02/2026
in EKONOMI
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID, JAMBI – Menjelang azan Magrib, dapur-dapur di Desa Simpang Bayat yang berada di sekitar wilayah operasi PHE Jambi Merang mulai sibuk. Aroma cendol dawet yang manis bercampur dengan aroma cuko yang mendampingi hidangan pempek. Tak banyak yang tahu, sebagian sajian berbuka itu kini dibuat dari tepung mocaf—tepung berbahan dasar singkong yang diolah sendiri oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Embun Pagi.

KWT Embun Pagi merupakan kelompok binaan PHE Jambi Merang yang berada di Dusun Selaro, Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Penduduknya sangat akrab dengan singkong yang ditanam di lahan kebun maupun pekarang rumah. “Panen singkong di sini banyak. Tapi ya gitu, harga singkong per kilonya murah sekali. Cuma dua ribu per kilo,” ungkap Riyanti, 45, salah satu anggota KWT Embun Pagi. Jika hanya mengandalkan panen singkong, menurutnya tidak cukup untuk kebutuhan hidup.

Ia mengakui perubahan mulai terasa setelah kelompoknya mendapatkan pendampingan dari PHE Jambi Merang dalam pengembangan produk mocaf. Produksi yang sebelumnya telah berjalan, diperkuat dari sisi kualitas, standarisasi proses, hingga kemasan dan pemasaran. Melalui proses fermentasi, pengeringan, dan penggilingan yang lebih terstruktur, singkong kini diolah menjadi produk dengan nilai tambah yang lebih optimal.

“Awalnya kami ragu, apakah rasanya bisa sama seperti terigu. Ternyata enak, malah lebih ringan,” kata Riyanti sambil menunjukkan kemasan mocaf produksi kelompoknya yang kini sudah berlabel. Satu kilo tepung mocaf dibanderol Rp 34.000,-, berkali-kali lipat dibanding hanya menjual singkong utuh saja. Produk sampingan selain mocaf, KWT Embun Pagi juga membuat eyek-eyek. Itu adalah kudapan ringan dari singkong yang renyah.

Riyanti juga bersyukur PHE Jambi Merang selain melatih pemasaran juga aktif mempromosikan tepung mocaf ini. PHE Jambi Merang memang kerap mengusung tepung mocaf dari Desa Simpang Bayat ini di berbagai pameran kabupaten maupun provinsi, misalnya saja Sriwijaya Expo di Palembang. Riyanti yakin dengan promosi itu, paling tidak masyarakat mengenal tepung mocaf dan manfaatnya.

Di bulan Ramadan, konsumsi makanan berbasis tepung meningkat. Tepung mocaf bisa menjadi alternatifnya. Tepung mocaf pada dasarnya merupakan sumber karbohidrat seperti halnya terigu, namun memiliki keunggulan karena bebas gluten dan cenderung lebih mudah dicerna bagi sebagian orang. Ketika berpuasa, makanan yang mudah dicerna menjadi penting agar lambung yang kosong seharian tidak “terkejut” oleh asupan yang terlalu berat.

Baca juga

No Content Available

Untuk takjil, olahan mocaf dapat dijadikan bakwan dan pisang goreng yang renyah. Untuk sajian berbuka, mocaf diolah menjadi brownies kukus, bolu pandan, dan kue lapis. Bahkan untuk persiapan Lebaran, tepung ini dipakai membuat nastar, kastengel, dan putri salju yang tak kalah lembut dari tepung terigu.

Manager Community Involvement & Development (CID) Regional 1 Iwan Ridwan Faizal mengatakan bahwa mocaf dapat membantu mengurangi ketergantungan pada tepung terigu berbasis gandum impor. Bagi warga, ini berarti rantai produksi yang lebih dekat, biaya yang lebih terkendali, serta membuka peluang nilai ekonomi baru bagi masyarakat desa.

“Program pemberdayaan masyarakat dirancang agar bergulir memberikan manfaat langsung terhadap kelompok dan secara tidak langsung berkelanjutan berdampak ke ekonomi masyarakat. Program ini memberi kesempatan bagi para ibu rumah tangga untuk lebih berdaya dan terlibat dalam aktivitas ekonomi. Sementara bagi masyarakat, ini menjadi simbol kemandirian pangan lokal,” jelasnya.

Di bulan yang mengajarkan makna berbagi dan keberkahan, kenyalnya cendol dan gurihnya pempek dari mocaf menjadi saksi bahwa kemandirian bisa tumbuh dari potensi lokal. Dari singkong yang dulu dipandang biasa, kini hadir mocaf yang tak hanya menguatkan sajian Ramadan, tetapi juga menguatkan ekonomi keluarga.

(*/ARA)

Tags: Kelompok Wanita TaniPHE JambiTepung Mocaf
Previous Post

Focus Group on Discusion (FGD) Identifikasi Tantangan Penanganan Stunting dan Tokoh Masyarakat yang Berpengaruh

Next Post

Audiensi : Program dan Penguatan Literasi serta Numerasi

Artikel terkait

DAERAH

JBC+ Resmi Diluncurkan, Belanja di Jambi Business Center Kini Makin Untung dengan Poin & Reward

02/07/2026
2k
EKONOMI

Harga BBM Nonsubsidi di Sumbagsel Turun Signifikan, Ini Daftar Tarif Terbarunya

02/07/2026
2k
EKONOMI

Digitalisasi Bansos Kota Jambi Dimulai, 203 Ribu Warga Jadi Sasaran Program Percontohan

30/06/2026
2k
EKONOMI

Bioflok Buka Peluang Baru Warga Kasang Lopak Alai, Budidaya Ikan Air Tawar Jadi Sumber Penghasilan Tambahan

23/06/2026
2k
EKONOMI

Batik Air Buka Rute Jakarta–Muara Bungo, Al Haris Sebut Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Jambi Barat

15/06/2026
2k
Next Post

Audiensi : Program dan Penguatan Literasi serta Numerasi

DPRD Provinsi Jambi Gali Best Practice Pengelolaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta

Pra–Musrenbang Tematik Stunting Upaya Percepatan Penurunan Stunting dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi

Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta Hadiri Reses Komisi V DPR RI

Discussion about this post

Kalender

July 2026
SMTWTFS
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
« Jun    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123