SEKATO.CO.ID | JAMBI – PMII Komisariat Universitas Jambi menggelar aksi mimbar bebas menuntut pemerintah Provinsi Jambi untuk menyelesaikan persoalan angkutan batu bara, Rabu (22/02).
Aksi mimbar bebas tersebut sempat diguyur hujan lebat, tapi massa aksi tetap semangat menyampaikan aspirasinya di depan pelataran kantor Gubernur Jambi.
“Kami menuntut pemerintah untuk segera menyelesaikan jalur khusus angkutan batubara ini. Jangan sampai ini hanya menjadi janji manis pemerintah dan tidak diselesaikan. Ujar Razib Suhardi selaku Koordinator Aksi mimbar bebas.
Adapun 3 poin yang menjadi tuntutan yaitu, . Pertama, mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk mempercepat pembangunan jalur khusus angkutan batubara di Provinsi Jambi. Kedua, mendesak penegak hukum untuk serius dalam menertibkan angkutan batubara yang melintas tidak sesuai jam operasional yang telah ditetapkan. Ketiga, mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk kembali mengurangi volume kendaraan angkutan batubara yang melintas dari 3500 menjadi 2500 perhari.
Ketua PMII Komisariat UNJA, Adji Permana menegaskan “Aksi ini kami lakukan sebagai peringatan awal kepada pihak-pihak yang terkait agar serius dalam menangani persoalan ini. Kami para mahasiswa hanya ingin pergi menuntut ilmu dengan aman tanpa khawatir perihal ancaman dari batubara ini. Jika tuntutan kami tidak ditanggapi dalam 10×24 jam maka kami akan melakukan aksi dengan massa yang lebih banyak”. (*)












Discussion about this post