SEKATO.CO.ID | JAMBI – Permasalahan Batu Bara di Provinsi Jambi tak henti-hentinya membuat keresahan di masyarakat. Seperti beberapa hari ini, masyarakat kembali diresahkan dengan terjadinya kemacetan panjang di wilayah Mendalo sampai Paal 10, serta masih banyak kendaraan yang beroperasi diluar jam operasional.
Ketua PMII Komisariat Universitas Jambi menyampaikan bahwa seluruh pihak yang terkait harus serius dalam menangani permasalahan ini.
“Kami meminta pemerintah mempercepat pembangunan jalur khusus batubara agar tidak lagi melewati jalur nasional. Dan juga kami meminta para penegak hukum serius dalam menindak kendaraan-kendaraan yang beroperasi diluar jam operasional.” Ujar Adji Permana Ketua PMII Komisariat Universitas Jambi.
Adji menjelaskan, dalam persoalan ini jangan sepenuhnya salahkan sopir batubara, mereka hanya mencari nafkah sesuai arahan perusahaan.
“Sudah sampai mana progres jalur khusus angkutan batubara? Kemana CSR perusahaan tersebut dikeluarkan? Jalur khusus ini harusnya menjadi prioritas pemerintah untuk segera diselesaikan. Karna ini merupakan solusi jangka panjang terbaik bagi permasalahan batubara ini.” Ujarnya.
Ketua PMII Komisariat Universitas Jambi menyampaikan akan melakukan aksi jika pihak-pihak yang terlibat tidak serius dalam menangani masalah ini. Pemda harus memprioritaskan Jalur khusus angkutan batubara untuk segera diselesaikan dan penegak hukum harus tegas dalam menindak kendaraan ataupun perusahaan yang melanggar peraturan. (*)












Discussion about this post