SEKATO.ID | KOTA JAMBI – Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Markas Kota Jambi, tahun 2022 ini mulai merekrut calon anggota baru untuk menjadi Relawan PMI Kota Jambi. Perekrutan ini dimulai sejak tanggal 17 Januari hingga 31 Januari 2022.
Pendaftaran untuk menjadi anggota KSR PMI Unit Markas Kota Jambi ini memiliki syarat yang mudah. Bagi pemuda-pemudi di Kota Jambi cukup melengkapi sesuai syarat sebagai berikut:
- Masyarakat Umum atau Alumni PMR
- Laki-laki atau Perempuan
- Sehat jasmani dan rohani
- Usia 17-27 Tahun
- Mengisi formulir pendaftaran
- Membawa pas foto ukuran 2×3 Satu Lembar, 3×4 Dua Lembar dan 4×6 Satu Lembar.
- Membayar biaya pendaftaran hanya Rp.10.000.
Untuk formulir pendaftaran, pendaftar dapat menghubungi langsung ke nomor kontak 0852-7306-9625 (alpin) atau 0852-6659-7942 (Ijal) baik melalui Via Whatsapp atau telepon langsung.
Tahapan Diklat KSR PMI Unit Markas Kota Jambi
Tahapan-tahapan dalam rekrut anggota ini cukup panjang, hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan manajemen relawan. Meski tidak 100 pesen seperti di manajemen relawan, tapi proses atau tahapan diklat dasar ini sesuaikan dengan kondisi kota Jambi berdasarkan assessment dan analisis.
Tahapan-tahapan dalam mengkaderisasi ini, memiliki beberapa tahap yang penting, yaitu:
Rekrutmen (17-31 Januari 2022).
Rekrutmen ini sebagai waktu untuk menjaring calon-calon relawan PMI Kota Jambi yang siap untuk berkiprah di dunia kemanusiaan.
Tes Fisik dan Tes Tertulis (1 Februari 2022)
Tahapan ini untuk melihat bagaimana kondisi para calon relawan baik fisiknya maupun wawasannya terkait PMI.
Wawancara (6 Februari 2022)
Tahapan ini pastinya untuk melihat kesiapan para calon anggota untuk mengikuti setiap proses diklat.
Orientasi Kepalangmerahan
Sebelum diklat dasar dimulai, Orientasi Kepalangmerahan ini menjadi syarat penting. Sebab, sebelum mengikuti proses lebih jauh, para calon relawan akan dikenalkan dengan apa itu PMI.
Diklat Ruangan
Semua peserta akan di beri pembekalan materi baik secara ceramah maupun praktek sesuai dengan materi dasar KSR hingga mencukupi 120 JPE (Jam Pembelajaran Efektif).
Diklat Lapangan
Dalam menuntaskan 120 JPE tersebut, ada beberapa JPE untuk Simulasi. Di diklat lapangan inilah yang menjadi tempat simulasi penerpan materi yang diterima peserta selama diklat ruangan. Simulasi ini nantinya akan mengkolaboraskan beberapa praktek materi, baik itu assessment, Pertolongan Pertama, Evakuasi, Shalter dan lainnya menjadi suatu simulasi bentuk penanggulangan bencana.
Tujuan Diadakan Diklat Dasar
Sama seperti dengan organisasi-organisasi lainnya, Diklat Dasar menjadi suatu program utama dalam menjalankan roda organisasi agar terus berlangsung. Tapi, Pengurus KSR PMI Unit Markas Kota Jambi, memiliki tujuan lain dibalik tujuan secara umum tersebut.
Alasannya, dalam mendirikan KSR PMI Unit Markas Kota Jambi ini menghabiskan waktu yang panjang. Sebelum didirikan Unit Markas ini, relawan-relawan senior sudah duluan membahas pembentukan tersebut. Namun, hal tersebut belum dapat direalisasikan karena masih dalam pembahasan. Estafet wacana tersebut terus di berikan kepada Relawan-relawan baru, sayangnya masih banyak relawan yang belum memahaminya.
Saat PMI kota Jambi mengadakan Lokalatih Standarisasi Manajemen dan Pelatihan Dasar KSR PMI Kota Jambi pada 4-8 November 2020 lalu, menjadi titik terang untuk terbentuknya Unit KSR Markas tersebut. Sebab, peserta lokalatih tersebut memberikan kesempatan bagi anggota KSR PMI perguruan tinggi (Perti) yang telah menyelesaikan pendidikannya di kampus.
Berhubung para relawan perti banyak yang sudah wisudah dan masih aktif jadi relawan PMI, namun untuk penugasan dan status relawan mereka masih menjadi pertanyaan besar. Dikesempatan tersebut, pertanyaan itu diutarakan kepada Pengurus PMI pusat yang saat itu menjadi pelatih didalam Lokaltaih.
Pertanyaan tersebut dijawab dengan lugas oleh Exkuwin. Jawabannya adalah di KSR PMI Unit Markas. Sebab, bagi relawan yang sudah alumni perguruan tinggi yang masih ingin mengabdi di PMI dapat bertugas di KSR PMI Markas di wilayah masing-masing. “Untuk status keanggotaan di KSR Perti masing-masing tidak akan hilang. Tapi untuk status legal dalam penugasan PMI ya KSR PMI Markas tempatnya. Jika tetap ingin eksis di unit perti, tidak menjadi masalah, tapi dalam penugasan apakah pihak kampus akan bertanggung jawab bagi para alumninya ?” Sebutnya kala itu.
Nah, dari jawaban tersebut menjadi mantap untuk membentuk KSR PMI Unit Markas Kota Jambi dan langsung dimasukan menjadi Rencana Tindak Lanjut (RKTL) lokalatih.
Usai lokalatih, bukan langsung untuk membuat KSR PMI UPT UNBARI, tapi mengumpulkan para alumni lokalatih dan beberapa relawan yang sudah alumni perguruan tinggi. Pertemuan dilakukan, AD ART disusun, dan kebutuhan lainnya di buat hingga pengajuan pendirian KSR PMI Unit Markas Kota Jambi diajukan.
Tepat pada tanggal 08 Juni 2021, SK pendirian KSR PMI Unit Markas Kota Jambi di tandatangani oleh Ketua PMI Kota Jambi, Muhammad Nasir.
Selain memberikan ruang bagi Relawan KSR Perti yang alumni, Tujuan dari pembentukan dan diklat dasar KSR PMI Unit Markas Kota Jambi ini adalah memberikan ruang bagi masyarakat Umum untuk menjadi Relawan PMI. Selain itu, KSR PMI Unit Markas Kota Jambi ini juga untuk memberikan kesempatan bagi alumni PMR yang ingin tetap mengabdikan dirinya untuk kemanusiaan di PMI.
Sebab, tidak semua alimni PMR memiliki kesempatan untuk kuliah dan bergabung di UKM KSR di perti. Meski berkesempatan kuliah, belum tentu di kampus mereka ada UKM KSR PMI.
Selain memberikan wadah, tentunya untuk membuat kader Relawan PMI yang terlatih dan terdata. Sebab, pasca dikeluarkan UU Nomor 01 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan, untuk identitas sangat diperhitungkan agar tidak terjadi penyalahgunaan Lambang.
Keseriusan PMI pusat dalam pendataan untuk warga PMI terus bergulir, mulai pendaftaran MIS hingga peluncuran aplikasi siamo. Data-data tersebut terpusat dalam satu data yang dimiliki PMI pusat.
Bagi Relawan PMI Kota Jambi, diharapkan kedepannya semua terdata. Khusus relawan dari KSR, harus mengikuti diklat dasar agar menjadi anggota Relawan PMI.
Penulis: Alpin Rahman (Relawan PMI Kota Jambi)











Discussion about this post