• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Mengenal Pemikir Islam, Imam Al Ghazali

Editor Ara Permana Putra
15/04/2021
in RAGAM
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID – Abu Hamid Al Ghazali seorang sastrawan sekaligus pemikir muslim yang memberikan kontribusi besar dalam keilmuan Islam. Hampir setengah dari usianya, ia habiskan untuk mendalami pengetahuan dan mengajarkan pengetahuan hingga banyak tokoh dunia terpukau oleh Al-Ghazali lewat, karya-karya, dan ajaran sufistiknya.

Dikutip dari CNN Indonesia, tulisan Ahmad Atabik dalam jurnal Fikrah yang terbit 2014, Abu Hamid Al-Ghazali mempunyai nama lengkap Abu Hamid Muhammad Ibnu Muhammad ibnu Muhammad Al-Ghazali al-Thusi yang bergelar hujjatul Islam.

Untuk gelarnya itu, nama Al-Ghazali masyhur karena perannya sebagai pendebat yang membela soal kebenaran Islam, terutama dari para filsuf batiniah. Argumentasinya yang juga ia tulis dalam ratusan kitab dinilai sangat mengagumkan.

Ia lahir di Thusi atau yang sekarang dekat Meshed yakni salah satu daerah di Iran pada tahun 450 H. Di tempat ini pula ia wafat dan dikuburkan pada tahun 505 H dalam usia yang relatif belum terlalu tua yaitu 55 tahun.

Ia mengenal sufisme dari ayahnya yang juga menekuni sufi, dan menjadi ahli tasawuf yang hebat di wilayahnya. Sebelum ajalnya tiba, ia berwasiat kepada sahabat dekatnya seorang ahli sufi bernama Ahmad bin Muhammad Al-Rozakani agar dia bersedia mengasuh Al-Ghazali dan saudaranya yang bernama Ahmad.

Sepeninggal ayahnya, Al-Ghazali kecil belajar berbagai keilmuan dari beberapa tokoh besar sufisme seperti Syekh Ahmad bin Muhammad Al-Razakani, Imam Abi Nasar Al-Ismaili, Imam Al-Haramain. Dari tokoh-tokoh tersebut, Abu Hamid al-Ghazali mendalami fiqih madzhab, ushul fiqih, manthiq, ilmu kalam, dan filsafat.

Baca juga

Suami Wajib Tahu Doa Ini untuk Memohon Istri dan Anak yang Menyenangkan Hati

Manfaat Puasa, Salah Satu Pendorong El Manik Masuk Islam

China Bangun Kerja Sama Multilateral dengan Dunia Islam

Tetap Konsisten Pilih Islam, DJ Irene Agustine Akui Pernah Dipaksa Murtad Oleh Mantan Pacar

Amalan Apa Saja Yang Dilakukan Nabi Muhammad Pada Malam Nuzulul Quran?

Tak hanya untuk dirinya sendiri, Imam Al-Gazali juga membagikan ilmunya dengan mengajar di beberapa perguruan tinggi, mulai dari Baghdad hingga Damaskus. Ia juga selalu hidup berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari suasana baru, guna mendalami pengetahuan dan sisi religius dalam dirinya.

Selain aktif mengajar, Al-Ghazali merupakan salah seorang ulama besar yang sangat produktif dalam menulis buah pemikirannya. Kitab-kitab tersebut berisi berbagai ilmu yaitu ilmu kalam, tafsir Al-Qur’an, ushul fiqh, tasawuf, mantiq, fiqih, filsafat, dan lainnya.

Abdurrahman al-Badawi, tokoh yang terakhir meneliti tentang jumlah judul buku yang menjadi karya oleh Al-Ghazali membuat klasifikasi kitab-kitab Al-Ghazali menjadi tiga kelompok.

Pertama, kelompok kitab yang dapat dipastikan keasliannya sebagai karya Al-Ghazali terdiri dari 72 buah kitab. Kedua, kelompok kitab yang diragukan sebagai karyanya asli Al-Ghazali terdiri atas 22 kitab. Ketiga, kelompok kitab yang dapat dipastikan bukan karyanya, terdiri atas 31 buah kitab.

Adapun karya Al-Ghazali yang paling monumental adalah kitab Ihyal Ulum al-Din, yakni sebuah kitab yang ditulis untuk memulihkan keseimbangan dan keselarasan antara dimensi eksoterik dan esoterik Islam.

Kitab ini dikarang Al-Ghazali selama beberapa tahun dalam keadaan berpindah-pindah antara Damaskus, Baitul Maqdis, Makkah dan Thus. Kitab ini merupakan perpaduan dari beberapa disiplin ilmu, diantaranya fiqih, tasawuf dan filsafat.

Kitab lain yang juga terkenal adalah Maqashid al-Falasifat. Kitab ini berisi tentang ringkasan ilmu-ilmu filsafat, dijelaskan juga ilmu-ilmu mantiq atau logika, fisika, dan ilmu alam.

Karya Al-Ghazali ini memaparkan tentang tiga persoalan pokok dalam filsafat Yunani (logika, metafisika dan fisika) dengan bahasa yang sederhana. Dengan demikian kitab ini dapat memudahkan para pemula yang mengkaji filsafat Yunani, dengan susunan yang sistematis dan bahasanya yang sederhana serta mudah dicerna.

Tahafut al-Falasifah adalah kitab dari Al-Gazali yang mengemukakan tentang pertentangan dalam ajaran filsafat pada masa klasik dengan filsafat yang dikembangkan oleh filsuf muslim seperti Ibnu Sin dan Al-Farabi, serta ketidaksesuaiannya dengan akal.

Dalam kitab ini Al-Ghazali menunjukkan beberapa kerancuan pemikiran para filsuf Yunani terutama Aristoteles dan para pengikut mereka. Meski demikian, bukan berarti Al-Ghazali meniadakan filsafat dengan Islam dalam Tahafut al-Falasifah.

Sebaliknya, ia justru menambahkan khasanah yang lebih beragam dalam kajian filsafat dan kaitannya dengan Islam pada masa itu.

Di antara karya lain di bidang filsafat, logika dan ilmu kalam, maupun tasawuf antara lain, Mi’yar al-ilmi, Jawahir Al-Qur’an, Mizan Al-‘Amal, Misykat Al-anwar, dan Faishal al-Tafriq baina al-Islam wa Al-Zindaqh.

Khusus untuk Misykat Al-anwar, banyak sekali edisi terjemahannya yang dilakukan oleh para sarjana muslim dunia. Karya Al-Ghazali ini lebih dari menuliskan tafsir Surat An-Nur ayat 35. Ghazali mentakwilkan atau meta-tafsir dari ayat-ayat tersebut.

Sementara karya kitab masyhur lainnya yang kerap menjadi pegangan untuk ilmu akhlak atau etika hidup adalah Ihya’ Ulumuddin. Kitab ini bersama dengan Ihya’ Ulumuddin masuk dalam rumpun kitab-kitab tasawuf Imam Al-Ghazali.

Karya-karya tersebut menjadi objek penelitian bagi akademisi, mulai dari kalangan umat Islam, maupun dari kalangan non-muslim.

Tags: Imam Al GhazaliIslamSufi
Previous Post

Raja Salman Serukan Umat Islam Agar Kedepankan Akal Budi

Next Post

Kota Tus, Tempat Kelahiram Ulama dan Pemikir Islam

Artikel terkait

RAGAM

TNI Fun Run 2026 Menggelegar di Jambi, Ribuan Pelari Bersatu Semarakkan HUT ke-81 TNI

27/09/2026
2k
RAGAM

Milad ke-60, KAHMI Muaro Jambi Soroti Karhutla dan Masa Depan Lingkungan

26/09/2026
2k
RAGAM

Pemkot Jambi Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta kepada Ahli Waris Ketua RT 54

24/09/2026
2k
RAGAM

Agrobiopori, Strategi Pemkot Jambi Perkuat Pangan dari Lahan Pekarangan

21/09/2026
2k
RAGAM

Sambut HUT Ke-81 TNI, Korem 042/Gapu Gelar Donor Darah, Sunatan Massal dan Pengobatan Gratis

20/09/2026
2k
Next Post

Kota Tus, Tempat Kelahiram Ulama dan Pemikir Islam

Operasi Pekat Tim Polresta Jambi Geledah Toko Miras

Dari H-1 Ramadhan Sepi Penumpang, Harga Tiket Speedboat di Pelabuhan Kualatungkal Turun

Berbagi Untuk Sesama, Bahanyangkari Polda Jambi Bagikan 550 Takjil

Tangkap Mantan Napi, Satres Narkoba Polres Tanjabbar Amankan 16 Paket

Discussion about this post

Kalender

September 2026
SMTWTFS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Aug    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123