• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Lubuk Larangan Rengas Tapus Betuah, Inisiatif Selamatkan DAS Pengabuan

Editor Ara Permana Putra
01/08/2024
in DAERAH, LINGKUNGAN
A A
0
PostTweetSendShareScan


SEKATO.ID — Ratusan orang memenuhi tepi Sungai Tapus, yang berhulu di Sungai Pengabuan, Desa Tanjung Paku Kecamatan Merlung Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (30/7). Lantunan surat yasin bergema memulai pembukaan kawasan Lubuk Larangan Rengas Tapus Betuah. Warga Tanjung Paku antusias dengan upaya penyelamatan sungai yang ditetapkan sepanjang 500 meter dari aliran Sungai Tapus hingga batang Pohon Rengas (Gluta renghas L).

Kepala Desa Tanjung Paku, Marwanto menyebutkan makna dari penamaan lubuk larangan yang ditetapkan adalah tentang harapan masyarakat agar sungai lestari dan menjadi rumah bagi ikan lokal. 

“Lubuk Larangan Rengas Tapus Betuah ini diambil dari Sungai Tapus yang ditetapkan sebagai awal wilayah lubuk larangan hingga batang rengas yang berada di tepi sungai, jaraknya 500 meter inti lubuk larangan dan kawasan penyangga sepanjang 100 meter di hulu dan hilirnya. Lubuk larangan ini diharapan memberi tuah, keberkahan dan manfaat bagi semua warga,” jelasnya. 

Inisiatif Lubuk Larangan Rengas Tapus Betuah sudah sejak 3 tahun lalu, Desa Tanjung Paku sudah membentuk kompas (Komunitas Peduli Sungai) yang mengawali gerakan-gerakan bersih sungai dan penyadar tahuan bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga daerah aliran sungai. 

Ketua Kompas Desa Tanjung Paku, Masriyanto bilang mereka tergabung dalam 10 Desa di Kecamatan Merlung yang memiliki Komunitas Peduli Sungai dan mendapatkan pelatihan dan penguatan kelembagaan untuk memberikan pemahaman warga tentang menjaga kelestarian sungai. 

“Kami mengajak warga untuk peduli dengan sungai melalui gerakan bersih-bersih sampah, ini rutin setiap 3 bulan dilakukan. Dan insiatif lubuk larangan ini mendapatkan dukungan dari pemerintah Desa dengan dikeluarkannya peraturan desa. Kami terus akan mensosialisasikan ini dengan masyarakat, “ jelasnya. 

Inisiatif Lubuk Larangan Rengas Tapus Bertuah diperkuat dengan penetapan Peraturan Desa Nomor 03 Tentang, Penetapan, Pengelolaan dan Pemanfaatan Kawasan Lubuk Larangan Desa Tanjung Paku Tahun 2024. Perdes tersebut mengatur tentang larangan menjaga sungai dengan tidak membuang sampah, menangkap ikan dengan menyentrum, meracun ikan, menebang pohon di sepanjang sempadan sungai, dan menggunakan peptisida di kebun sawit yang berada dekat aliran sungai.  Bagi pelanggar akan didenda 5 juta rupiah.

Direktur Yayasan Setara Jambi Nurbaya Zulhakim bilang bahwa ada 4 Lubuk Larangan di aliran Sungai Pengabuan yang sudah didampingi.”Kita mendampingin inisiatif Lubuk Larangan sejak 2015 , Di Desa Sungai Rotan Kecamatan Rendah Mendaluh dan sudah 2 kali panen. Masyarakat mendapatkan banyak manfaat dari inisiatif tersebut. Lubuk Larangan merupakan kearifan lokal dari zaman nenek moyang untuk menyelamatkan rumah-rumah ikan, dan di Sungai Rotan menjadi tujuan ekowisata juga,  selanjutnya di Desa Pulau Pauh dan hari ini di Lubuk Larangan Rengas Tapus Betuah di Desa Tanjung Paku dan minggu depan kita juga mendampingi penetapan Lubuk Larangan Dusun Mudo. Semua Lubuk Larangan ini aliran Sungai Pengabuan yang tersebar di Kecamatan Merlung, Renah Mendaluh dan Kecamatan Muara Papalik,” jelasnya. 

Sejak 2013, Yayasan Setara Jambi sudah melakukan advokasi pertanian sawit berkelanjutan. Berbagai pelatihan tentang praktek-praktek pertanian berkelanjutan diberikan kepada pelatihan petani sawit swadaya.  

“Terkadang luasan pertanian kita ini tidak terbatas dan aktivitas pertaniannya menggangu lingkungan yang ada di sekitar kita seperti sungai. Nah kami membantu agar praktek- praktek pertanian ini dapat di jalankan dengan baik dan ramah lingkungan.” lanjut Baya.

Isu- isu negatif tentang komoditi pertanian dalam hal ini kelapa sawit di Indonesia di kancah internasional tentang konflik dengan hewan dilindungi, praktek berkebun tidak ramah lingkungan, merusak hutan dan mencemari sungai. Yayasan Setara Jambi membantu petani sawit swadaya menepis isu tersebut. Ada praktek- praktek pertanian yang baik, ramah lingkungan, dengan membuat lubuk larangan,  menanam pohon dan juga tidak membuang sampah di sungai juga upaya konservasi menjaga sungai.

Elyas, warga Desa Tanjung Paku berharap dengan adanya Lubuk Larangan mereka akan menikmati banyak ikan seperti dulu lagi. “Berbagai macam siput sungai , kami sebut disini tekuyung, udang sungai, remis dan ikan-ikan lokal seperti baung, semah dan lampan di Sungai kami melimpah, sekarang berkurang. Sekarang yang melimpah banjir, karena kiriman sampah juga dari hulu,” keluhnya mengingat banjir hampir 3 bulan di tahun lalu. 

Lubuk Larangan Rengas Tapus Betuah ditetapkan per Juli 2024 hingga 3 tahun ke depan.

Baca juga

PBPI Jambi Gaspol Persiapan Kejurnas Padel 2026, Kirim 14 Atlet Putra-Putri Terbaik

Zulva Fadhil Ukir Prestasi Nasional, Program Pemberdayaan Batang Hari Tembus Panggung Mata Lokal Festival 2026

Sederet Kontroversi Edminuddin, Habib : Jejak Kelam yang Terus Membayangi

Bawa 58 Kilogram Sabu, M Alung Ramadhan Divonis Penjara Seumur Hidup

Kadisperindag Kota Jambi Ditahan, Proyek Pemutakhiran Pajak Rp1,8 Miliar Diduga Fiktif

Previous Post

Melayat Kerumah Duka Wartawan Senior Tanjabbar, Anwar Sadat: Keluarga yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan

Next Post

Ketua TP PKK Herlina Hadiri Senam Sehat Bersama Kormi Provinsi Jambi

Artikel terkait

DAERAH

LSM Semut Merah Desak Kejati Jambi Periksa Proyek Tanggul dan Normalisasi Batang Merao Rp15 Miliar

08/10/2026
2k
LINGKUNGAN

Al Haris Perkuat Penanganan Karhutla di Jambi, ASN Ikut Dikerahkan ke Lapangan

08/10/2026
2k
DAERAH

Dinkes Kerinci Genjot Kapasitas Pengelola BLUD, Target Pelayanan Makin Cepat dan Bermutu

28/09/2026
2k
DAERAH

Lima Hari Tanpa Kepastian, Keluarga Korban Tabrak Lari di Sungai Rengas Pertanyakan Penanganan Polisi

18/09/2026
2k
DAERAH

Enam Anggota DPRD Dapil Kerinci-Sungai Penuh Disarankan Pindah ke Sumbar, Habib: Jangan Lempar Kegagalan ke Daerah

14/09/2026
2k
Next Post

Ketua TP PKK Herlina Hadiri Senam Sehat Bersama Kormi Provinsi Jambi

Puluhan Anak Ikuti Sunatan Massal Dinkes Dalam Rangka HUT RI Ke-79 dan HUT Tanjabbar Ke- 59

Bertemu Pedagang Alun-Alun, Anwar Sadat: Utamakan Pedagang Lokal

Bertemu Anwar Sadat, Puluhan Ikatan Pedagang dan Wahana Alun-Alun Teriakan Lanjutkan Dua Periode di Pilkada Tanjabbar

Dipimpin Anwar Sadat 3,5 Tahun, Kecamatan Sebrang Kota Bisa Nikmati Listrik 24 Jam

Discussion about this post

Kalender

October 2026
SMTWTFS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123