SEKATO.ID, JAMBI – Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Betuah ke-625 menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Jambi untuk menegaskan arah pembangunan yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Jambi, Senin (18/5), Wali Kota Jambi Maulana menekankan bahwa pertumbuhan kota harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.
Mengusung tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan”, pemerintah kota ingin menghadirkan pembangunan yang tidak hanya terlihat dari infrastruktur, tetapi juga terasa langsung dalam kehidupan sehari-hari warga. Menurut Maulana, konsep Kota Bahagia saat ini mulai diarahkan menjadi gerakan pembangunan yang melibatkan banyak elemen masyarakat.
“Pertumbuhan dan kemajuan untuk Kota Jambi yang bahagia dan berkelanjutan menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang maju sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Maulana dalam amanatnya.
Ia menyebut berbagai dukungan dari masyarakat, komunitas hingga stakeholder menjadi kekuatan utama pemerintah dalam menjalankan program pembangunan selama ini. Menurutnya, konsep Kota Bahagia tidak mungkin berjalan tanpa keterlibatan semua pihak.
“Alhamdulillah kita mendapatkan begitu banyak dukungan berbagai pihak dalam upaya mewujudkan Kota Jambi yang Bahagia. Ini merupakan komitmen dan kesungguhan saya bersama Pak Diza sejak dilantik hingga hari ini,” katanya.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan kota, Pemkot Jambi juga mencatat sejumlah capaian selama dua tahun terakhir. Sepanjang 2025, Pemerintah Kota Jambi berhasil meraih 36 penghargaan tingkat regional, nasional hingga internasional. Sementara hingga Mei 2026, sebanyak 13 penghargaan kembali berhasil diraih.
Menurut Maulana, capaian tersebut bukan sekadar prestasi administratif, melainkan indikator bahwa berbagai program pemerintah mulai menunjukkan hasil nyata di tengah masyarakat.
“Capaian ini adalah wujud kesungguhan dalam perjalanan untuk kemajuan Tanah Pilih ini,” ungkapnya.
Selain memaparkan capaian, Pemkot Jambi juga mulai memperluas sejumlah program sosial melalui Kartu Bahagia. Salah satu yang menjadi prioritas ialah penambahan penerima BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai APBD. Program tersebut akan menyasar sekretaris RT, penjaga rumah ibadah, pengurus tempat ibadah, tenaga pengajar agama hingga petugas OPBM.
Dengan tambahan 7.760 penerima baru, jumlah masyarakat yang mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dari APBD meningkat menjadi 14.740 orang. Pemerintah menilai perlindungan sosial bagi kelompok pelayanan masyarakat tingkat bawah menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman dan kesejahteraan warga.
Di sektor pendidikan, Pemkot Jambi juga menyiapkan 3.000 beasiswa bagi siswa kurang mampu tingkat SD dan SMP. Program itu disiapkan untuk memastikan anak-anak dari keluarga sederhana tetap memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terbebani persoalan biaya.
(IMG)












Discussion about this post