SEKATO.ID, JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi dengan penuh khidmat di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Selasa (6/1/2026) pagi. Upacara berlangsung tertib dan sarat makna, mencerminkan semangat kebersamaan serta komitmen membangun Jambi yang lebih maju.
Ratusan peserta dari berbagai unsur tampak mengenakan pakaian adat khas Jambi. Para pria tampil gagah dengan Teluk Belango lengkap dengan peci hitam, sementara peserta perempuan anggun mengenakan baju kurung dan tengkuluk. Nuansa adat ini menjadi simbol kuat pelestarian budaya di tengah arus pembangunan daerah.
Upacara dihadiri Gubernur Jambi, Wakil Gubernur Jambi, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD Provinsi Jambi, serta camat dan lurah. Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, Wagub Sani menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Provinsi Jambi yang kini memasuki usia ke-69 tahun. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan yang dirasakan masyarakat merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen, serta atas ridho Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Pembangunan Provinsi Jambi yang kita rasakan saat ini merupakan hasil ikhtiar bersama serta anugerah dari Allah SWT. Kita terus berdoa dan berusaha agar seluruh program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujar Wagub Sani.
Memasuki tahun 2026, Wagub Sani juga menyinggung peristiwa banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada November 2025. Ia menyampaikan empati mendalam sekaligus apresiasi atas kepedulian masyarakat Jambi yang telah menyalurkan bantuan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dan persaudaraan antardaerah.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Forkopimda Provinsi Jambi, pemerintah kabupaten/kota beserta Forkopimda, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, komunitas, media massa, hingga seluruh masyarakat Jambi.
Sinergi dan kolaborasi tersebut, lanjut Wagub Sani, telah membuahkan hasil positif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat pertumbuhan ekonomi Jambi pada triwulan III tahun 2025 mencapai 4,77 persen (year on year). Laju inflasi year on year pada Desember 2025 tercatat sebesar 3,71 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 mencapai 75,13 atau meningkat 0,77 poin dibandingkan tahun sebelumnya, serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Agustus 2025 sebesar 4,26 persen atau menurun dibandingkan tahun 2024.
Pada periode kedua kepemimpinan Provinsi Jambi, pemerintah daerah mengusung visi “Mewujudkan Jambi MANTAP Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di Bawah Ridho Allah SWT”. Visi tersebut dijabarkan melalui tiga misi utama, yakni memantapkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien, meningkatkan daya saing daerah dan produktivitas sektor pertanian, perdagangan, industri, serta pariwisata, dan memantapkan keberlanjutan pembangunan serta kualitas sumber daya manusia.
Menghadapi tantangan pembangunan ke depan, termasuk kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat, Wagub Sani mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan meningkatkan efektivitas kerja. Ajakan tersebut sejalan dengan tema HUT ke-69 Provinsi Jambi, “Bersinergi Membangun Negeri Menuju Jambi MANTAP 2029.”
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jambi, dari Kerinci hingga Tanjung Jabung Timur, untuk bersatu padu dan berkolaborasi dalam pembangunan berkelanjutan yang menjaga keseimbangan lingkungan serta melestarikan budaya daerah, demi terwujudnya Provinsi Jambi yang lebih maju, berdaya saing, makmur, dan sejahtera.
(*/IM)












Discussion about this post