Sekato.id,Batanghari – Menjawab tantangan zaman yang berubah begitu cepat, terutama dengan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan dan transformasi digital, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Batanghari secara resmi menggelar pembukaan Training Raya Tingkat Nasional 2026.
Kegiatan ini digelar di Serambi Rumah Dinas Bupati Batanghari, pukul 20.00 Wib sampai dengan Selesai, diawali dengan penampilan tarian selamat datang serta penyajian sekapur sirih sebagai wujud sambutan khas yang hangat dan penuh makna dari daerah yang dijuluki Bumi Serentak Bak Regam ini. Kamis 11 Juni 2026.
Mengusung tema besar “Akseptabilitas HMI dalam Menghadapi Disrupsi Kecerdasan Buatan: Antara Inovasi Teknologi, Krisis Intelektualitas, dan Masa Depan Gerakan Mahasiswa Islam”, pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali kader agar tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga tetap mempertahankan jati diri, nilai intelektualitas, dan semangat perjuangan yang menjadi landasan organisasi. Sebanyak 38 peserta hadir dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia, terbagi dalam tiga jenjang pendidikan kader: Pelatihan Kader Tingkat II diikuti 22 orang, Latihan Khusus Korps HMI-Wati sebanyak 8 orang, dan jenjang Senior Course yang diikuti 8 peserta.
Dihadiri Berbagai Unsur, Wujud Dukungan Lintas Pihak
Acara berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan perwakilan berbagai elemen. Mewakili Bupati Batanghari yang berhalangan hadir, Sekretaris Daerah Kabupaten Batanghari, Mula P. Rambe, S.Sos., M.H., memimpin jalannya pembukaan. Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kapolres Batanghari, perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batanghari.
Dunia pers dan organisasi kemasyarakatan pun ikut menyaksikan, antara lain Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) yang diwakili oleh Raden Muttakin, S.Pd.I., sejumlah organisasi kemahasiswaan, para senior dan pengurus HMI dari berbagai daerah, serta tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan moral bagi terselenggaranya kegiatan ini.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Raga Nata, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian persiapan dilakukan dengan kerja keras dan kekompakan tim. “Pembiayaan kegiatan ini bersumber dari dana tidak mengikat, sehingga kami mengelolanya secara transparan dan bertanggung jawab. Mulai dari tempat pelaksanaan, materi pembinaan, hingga kebutuhan konsumsi telah kami siapkan sebaik mungkin agar seluruh peserta dapat mengikuti proses pelatihan dengan nyaman dan fokus,” jelasnya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam persiapan maupun pelaksanaan, serta berharap acara berjalan lancar hingga selesai.
Bentuk Karakter: Cerdas Teknologi, Teguh Prinsip
Dalam sambutan yang disampaikan mewakili Ketua Umum HMI Cabang Batanghari, Salim Salikin menegaskan bahwa Training Raya ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau tempat berbagi ilmu semata. “Ini adalah proses pembentukan karakter mendasar. Di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang kadang membuat batas norma menjadi kabur, kita butuh kader yang kritis, rasional, dan memiliki integritas tinggi. Kader yang bisa membaca perubahan zaman, beradaptasi dengan inovasi, namun tidak kehilangan arah dan tetap memegang teguh prinsip perjuangan untuk kemaslahatan umat dan bangsa,” ujarnya tegas.
Sementara itu, Ketua HMI Provinsi Jambi mengingatkan akan pentingnya keberlanjutan jenjang pembinaan. Ia menyoroti bahwa masih rendahnya minat kader untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang lebih tinggi seperti Senior Course menjadi tantangan bersama. “Peran para senior sangat dibutuhkan untuk membimbing dan mengarahkan agar gerakan ini tetap memiliki arah yang jelas dan tidak menyimpang dari tujuan awalnya,” pesannya.
Dari kalangan Korps Alumni HMI, Andi Irawan turut memberikan nasihat berharga yang dirangkum dalam empat pesan emas untuk seluruh peserta:
– Berpijak pada data dan ilmu pengetahuan, sehingga setiap gagasan dan pendapat memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan;
– Senantiasa memelihara rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat, mengingat gerakan ini lahir dari, oleh, dan untuk kepentingan rakyat;
– Menjaga integritas dan cita-cita luhur meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan dan pengorbanan dalam perjuangan;
– Memanfaatkan ruang digital dan kemajuan teknologi secara bijak, menjadikannya sarana penyebaran nilai positif dan informasi yang benar, bukan sebaliknya.
Dukungan Pemerintah: Jadilah Agen Perubahan Berkarakter
Mewakili Pemerintah Kabupaten Batanghari, Sekda Mula P. Rambe menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas inisiatif dan penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menilai pelatihan semacam ini sangat relevan dengan kebutuhan masa depan. “Kami berharap proses pembinaan di sini dapat membangun tiga kompetensi utama, yaitu kemampuan manajerial yang baik, keahlian teknis yang mumpuni, serta kepribadian dan nilai sosial budaya yang tetap terjaga luhurnya,” ujarnya.
Ia juga memberikan pesan menyentuh bagi para peserta: “Jadilah pribadi yang kehadirannya selalu meringankan beban orang around dan organisasi. Ingatlah, kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi dan mengikuti pelatihan seperti ini adalah anugerah yang belum tentu dimiliki oleh jutaan pemuda lain di luar sana. Gunakanlah kesempatan ini sebaik mungkin untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang bertanggung jawab.”
Sebagai penutup rangkaian acara pembukaan, Sekretaris Daerah secara resmi membuka Training Raya Tingkat Nasional 2026. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bunga sebagai simbol penyambutan hangat kepada perwakilan peserta dari setiap jenjang pelatihan, serta sesi foto bersama yang mengabadikan momen bersejarah ini.
Dengan dibukanya kegiatan ini, diharapkan lahir kader-kader HMI yang tidak hanya melek teknologi dan mampu bersaing di era disrupsi, tetapi juga tetap kokoh memegang nilai-nilai intelektualitas, akhlak mulia, dan semangat pengabdian demi terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan diridhoi Tuhan Yang Maha Esa.
Sumber: Panitia Pelaksana Training Raya HMI Cabang Batanghari












Discussion about this post