Sekato.id,Jakarta, — Nama Batang Hari kembali dibawa ke panggung nasional melalui keikutsertaan perwakilan muda daerah dalam Ajang Duta dan Ajang Keterampilan Aksi Jenius (ADUJAKNAS) 2026. Bukan sekadar kompetisi, ajang ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, keterampilan, sekaligus kesiapan menjadi bagian dari generasi yang memiliki perencanaan kehidupan.
Bunda GenRe Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, hadir langsung pada Hari Puncak ADUJAKNAS 2026 yang digelar oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Kabupaten Batang Hari turut berpartisipasi dengan mengirimkan satu putri terbaik sebagai perwakilan Provinsi Jambi untuk mengikuti rangkaian ADUJAKNAS 2026. Kehadiran wakil Batang Hari di tingkat nasional menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi generasi muda daerah sekaligus menguji kemampuan mereka dalam ruang kompetisi yang lebih luas.
ADUJAKNAS merupakan ajang tingkat nasional yang mempertemukan para remaja dari berbagai daerah di Indonesia dalam pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe), sekaligus menjadi wadah unjuk keterampilan, kreativitas dan potensi generasi muda.
Di titik inilah dukungan terhadap GenRe menjadi penting. Generasi muda tidak cukup hanya didorong untuk berprestasi, tetapi juga perlu dibekali kemampuan merancang masa depan, mengambil keputusan yang tepat dan memiliki daya saing.
Kehadiran Zulva Fadhil selaku Bunda GenRe Kabupaten Batang Hari menjadi bagian dari dukungan terhadap pembinaan generasi muda, khususnya melalui program Generasi Berencana yang mendorong remaja memiliki perencanaan kehidupan yang baik serta tumbuh menjadi generasi berkualitas.
Pertanyaannya kemudian bukan hanya seberapa jauh wakil Batang Hari mampu berkompetisi di panggung nasional. Lebih jauh, sejauh mana semangat GenRe ini dapat diterjemahkan menjadi gerakan nyata di tengah remaja Batang Hari—dari sekolah, komunitas hingga lingkungan keluarga.
Sebab, membangun generasi berkualitas bukan pekerjaan satu hari. Prestasi di panggung nasional hanyalah satu bagian; tantangan sesungguhnya adalah memastikan nilai-nilai perencanaan kehidupan, kreativitas dan keberanian mengambil peran terus tumbuh setelah ajang berakhir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, S.Sos., serta para tamu undangan lainnya.(TN)












Discussion about this post