KERINCI, sekato.ci.id – Resmi nya Asraf menjabat sebagai (Pj) Bupati Kerinci. Asraf berjanji dalam kepemimpinannya tidak akan ada pejabat yang di nonjob kan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jambi itu juga menegaskan lagi, selama nanti dirinya menjabat di Kabupaten Kerinci, dia memastikan tidak ada langkah-langkah nonjob terhadap para pejabat.
“Selama saya ada di Kerinci saya pastikan tidak ada pejabat-pejabat yang akan kita nonjob kan. Saya pastikan itu,” ujar Pj Bupati Kerinci
Langkah itu diambil Asraf, lantaran mengenang kisah lamanya dulu saat menjadi ASN di Pemkab Kerinci saat itu. Asraf mengaku sebagai putera asli Kerinci dia juga mengawali karir dari Kerinci, mulai dari ASN biasa, Eselon IV, Eselon II hingga akhirnya pernah di di nonjob kan.
“Makanya saya tidak mau nonjob kan itu, karena saya tahu bagaimana rasanya di nonjob. Tidak enak,” Ucap Asraf
Namun demikian, pejabat-pejabat tidak serta-merta bisa semena-mena bertindak. Asraf menyebut meski tidak melakukan nonjob, tetapi jika ke depan Asraf akan melakukan pergeseran jabatan.
“Jadi kita lihat lagi, jika harus ada yang digeser nanti maka akan kita geser boleh lah yah, tetapi bukan sekarang dan itu hanya pergeseran bukan di non job kan,” ucap Asraf.
Selama menjabat Pj bupati, Asraf tentunya akan melakukan berbagai langkah-langkah dalam mengawali kerja pertamanya disana. Nantinya selama menjabat, Asraf juga telah memastikan tidak ada istilah Kerinci yang di peta-petakan.
Meski dari awal sebelum adanya pemilihan Pj bupati, isu peta-peta daerah Kerinci sangat santer dimainkan. Akan tetapi dia menegaskan hal-hal yang dikhawatirkan oleh isu-isu itu tidak akan terjadi.
“Jadi saya disini menjadi penjabat bupati Kerinci, bukan Kerinci Tengah, Kerinci Hilir dan Kerinci Mudik. Jadi disini saya utuh, betul-betul kita pergunakan semua baik tokoh dari Kerinci Ilir, Tengah, Mudik nantinya, jika sebelumnya adanya isu-isu peta-peta lokasi menjelang pelantikan itu hal biasa saja, itu adalah demokrasi, namun yang pasti saat ini sudah saya jelaskan lagi semua itu tidak ada perbedaan,” tegas Asraf.
Asraf juga menyebut bahwa selama menjabat nanti dirinya akan terus berkoordinasi baik dengan kepala daerah Kerinci sebelumnya baik mantan bupati ataupun mantan wakil bupati. Itu dinilai oleh dia sebagai bentuk arahan atau masukan nantinya selama jabat Pj bupati.
“Sesuai arahan Pak Gubernur ciptakan situasi aman dan paling utama nyaman dan kita juga akan jaga netralitas ASN terutama menjaga kondusifitas Kerinci nanti jelang Pilpres, Pileg maupun Pilkada nanti,” tutup Asraf.
(*/Rgk)











Discussion about this post