SEKATO.ID | SUNGAI PENUH – Antrian panjang kembali terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kumun di Kecamatan Kumun Debai pada hari Sabtu (17/11/2022).
Menurut pantauan media SEKATO.ID, panjang antrean kendaraan mencapai lebih dari 200 meter. Antrian ini juga mengular dari depan SPBU, hingga sampai ke badan jalan.
Seorang sopir kendaraan roda empat, Zainudin mengatakan, dia mulai mengantri solar pada pukul 05.00 WIB, dan kini sudah pukul 11.00 WIB sebelum gilirannya mengisi bahan bakar.
“Saya mulai mengantri pada pukul 05.00 pagi sampai tiba giliran saya mengisi bahan bakar karena antriannya panjang,” kata Zainudin.
“Kita harus memperbanyak SPBU jika memungkinkan agar tidak cepat kehabisan BBM.
Selain itu, Menurut Erawati penggelola SPBU Kumun, antrian panjang ini terjadi disebabkan tersendatnya pengiriman BBM dari pihak pertamina, lantaran terjadi longsor di wilayah puncak KM 27 pada beberapa hari yang lalu, sehingga terjadi penumpukan kendaraan di SPBU.
“Jadi penyebab terjadinya penumpukkan kendaraan ini lantaran sempat tersendatnya pengiriman minyak dari Pertamina, ” Ujarnya.
Erawati juga menambahkan, untuk pasokan BBM jenis solar dari pihak Pertamina ke SPBU kumun mencapai 1 tangki perhari, sedang untuk pasokan BBM jenis pertalite sebanyak 2 tangki dalam sehari.
“Kalau pasokan sekian cukup melayani kebutuhan kendaraan yang ada di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, ” Tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa menjelang akhir tahun akan terjadinya peningkatan jumlah volume kendaraan yang melakukan pengisian BBM di SPBU di Kota Sungai Penuh. (JNR)











Discussion about this post