SEKATO.ID – Ada kabar baik bagi alumni program Kartu Prakerja gelombang 1-12. Para alumni bisa mendapat bantuan pinjaman dari pemerintah hingga Rp 10 juta yang memilih berwirausaha setelah mengikuti pelatihan.
Dikutip dari kontan.co.id, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kemenko Perekonomian) Rudy Salahuddin mengatakan, dalam dialog Kartu Prakerja pada Rabu, 10 Maret 2021, ada sekitar 5,9 juta orang penerima SK Kartu Prakerja.
Melansir Antara, 6 Maret 2021, Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari menyebut, 35 persen penerima Kartu Prakerja yang dahulunya tidak bekerja, 17 persen di antaranya telah menjadi wirausaha. Jumlah alumni Kartu Prakerja yang kemudian mulai berwirausaha setelah mengikuti pelatihan sekitar 19.500 orang. Mereka ini di antaranya berkesempatan menerima bantuan tambahan KUR super mikro senilai Rp 10 juta.
Data yang telah diperoleh ini diberikan kepada Kemenko Perekonomian untuk menjadi program lanjutan atau program graduasi bagi penerima program Kartu Prakerja setelah mereka menjadi wirausahawan.
Rudy Salahuddin menyebut, bantuan dari program lanjutan ini diharapkan dapat dimanfaatkan penerima sebagai tambahan modal menjalankan usahanya.
“Jika pelaku usaha dari alumni Kartu Prakerja ingin meningkatkan kualitas dan skala produksinya maka akan membutuhkan tambahan modal, dan program KUR dalam hal ini bisa digunakan untuk menaikkan skala usaha mereka ke depan,” kata Rudy.
Bantuan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) super mikro ini, bisa diakses di sejumlah bank atau lembaga pembiayaan. Salah satu bank yang memberikan fasilitas KUR super mikro ini adalah BRI.
Corporate Secretary BRI, Aestika Oryza Gunarto mengatakan, para alumni yang sesuai kriteria, yakni menjalankan wirausaha, dapat mendatangi Kantor BRI terdekat untuk mengajukan pinjaman ini. Tidak harus secara offline, akses pengajuan juga dapat dilakukan secara online.
“Atau secara online melalui www.kur.bri.co.id,” tambah Aestika, dikutip dari kompas.com, Rabu,10 Maret 2021.
Bagi yang usahanya baru didirikan kurang dari 6 bulan lamanya, harus memenuhi salah satu persyaratan berikut:
a. Mengikuti pendampingan;
b. Mengikuti pelatihan kewirausahaan atau lainnya;
c. Tergabung dalam kelompok usaha;
d. Memiliki anggota keluarga yang mempunyai usaha produktif dan layak.
Sementara itu, persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh semua calon debitur adalah Surat Keterangan Usaha dari kelurahan dan RT/RW, juga menyebutkan jenis usaha atau lama usaha yang dijalankan.
Aestika menjelaskan skema KUR super mikro di BRI untuk para alumni Prakerja memiliki plafon sampai dengan Rp 10 juta, menerapkan suku bunga efektif 6% per tahun, dengan jangka waktu kredit maksimal 3 tahun untuk Kredit Modal Kerja (KMK) dan maksimal 5 tahun untuk Kredit Investasi (KI).












Discussion about this post