• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS

Ada Anak-anak di Balik Aktivitas Mengemis di Lampu Merah, Satpol PP Kota Jambi Pilih Pendekatan Sosial

Editor Miftahurrahmah
26/08/2026
in RAGAM
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID, JAMBI – Keberadaan anak-anak di sekitar lampu merah kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Jambi. Bukan hanya soal aktivitas meminta-minta di ruang publik, tetapi juga menyangkut keselamatan mereka yang harus berhadapan langsung dengan arus kendaraan.

Hal itu ditemukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Srikandi Satpol PP Kota Jambi saat melakukan penjangkauan terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), dan anak jalanan di kawasan Simpang Kawat, Rabu (26/8/2026).

Dalam penjangkauan tersebut, petugas menemukan tiga anak bersama seorang dewasa. Keberadaan mereka di kawasan persimpangan dinilai berisiko karena aktivitas berlangsung di tengah lingkungan lalu lintas yang padat, terutama saat kendaraan berhenti menunggu lampu merah.

Petugas kemudian melakukan penjangkauan terhadap satu keluarga tersebut untuk dilakukan pendataan dan penanganan awal.

Sementara itu, anak-anak yang dijangkau dikoordinasikan dengan Dinas Sosial Kota Jambi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai kondisi masing-masing.

“Untuk anjal, tim TRC Srikandi mengantarkan ke Dinas Sosial,” demikian laporan penjangkauan Satpol PP Kota Jambi.

Baca juga

17 Anjal Terjaring, Satpol PP Jambi Sisir Tugu Juang hingga Kampus

Cegah Kenakalan Remaja, Satpol PP Kota Jambi Edukasi Pelajar SMPN 24 Lewat Praja Goes to School

Kasat Pol PP Kota Jambi, Iper Riyansuni, mengatakan penjangkauan gepeng dan anak jalanan merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum sekaligus memberikan perhatian terhadap persoalan sosial yang ditemukan di lapangan.

Namun, menurutnya, penanganan tidak semata-mata dilakukan dengan pendekatan penertiban.

“Petugas juga mengedepankan pendekatan persuasif serta melibatkan perangkat daerah terkait agar persoalan sosial yang ditemukan di lapangan tidak berhenti pada pemindahan dari satu lokasi ke lokasi lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketika menemukan anak jalanan, Satpol PP berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Jambi. Langkah tersebut diperlukan karena keberadaan anak di jalan tidak cukup diselesaikan hanya dengan membawa mereka meninggalkan lokasi.

“Langkah tersebut penting karena penanganan anak yang berada di jalan membutuhkan pendekatan berbeda dengan sekadar penertiban pelanggaran ketertiban umum,” terangnya.

Pendataan menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi anak, termasuk lingkungan keluarga dan faktor sosial yang membuat mereka berada di jalan.

Dengan begitu, penjangkauan tidak hanya menyelesaikan persoalan di satu titik persimpangan, tetapi juga membuka peluang bagi penanganan yang lebih tepat dan berkelanjutan.

TRC Srikandi Satpol PP Kota Jambi pun terus melakukan pemantauan di sejumlah lokasi yang dinilai menjadi titik aktivitas gepeng dan anak jalanan.

“Petugas mendatangi lokasi berdasarkan pemantauan maupun informasi mengenai keberadaan gepeng dan anak jalanan,” ungkap Iper.

Dalam pelaksanaannya, komunikasi persuasif tetap dikedepankan. Pemerintah ingin ruang publik tetap aman dan tertib, namun pada saat bersamaan tidak mengabaikan persoalan sosial yang berada di balik keberadaan warga maupun anak-anak di jalan.

Iper juga mengimbau masyarakat mempertimbangkan kembali kebiasaan memberikan uang secara langsung kepada anak-anak yang meminta-minta di persimpangan.

Menurutnya, pemberian secara spontan memang dapat membantu dalam jangka pendek, tetapi berpotensi membuat aktivitas meminta-minta di jalan terus berulang.

“Masyarakat diharapkan menyalurkan bantuan melalui lembaga atau pihak yang memiliki mekanisme penanganan sosial sehingga bantuan dapat diberikan dengan cara yang lebih terarah,” jelasnya.

Penjangkauan di Simpang Kawat menjadi gambaran bahwa persoalan anak jalanan tidak sesederhana memindahkan mereka dari satu persimpangan ke tempat lain.

Di satu sisi, keberadaan mereka di tengah arus kendaraan menyangkut keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Di sisi lain, anak-anak yang berada di jalan juga bisa menjadi tanda adanya persoalan sosial dan keluarga yang membutuhkan penanganan lebih jauh.

Karena itu, penanganan gepeng dan anak jalanan di Kota Jambi membutuhkan keterlibatan lintas pihak, mulai dari Satpol PP dan Dinas Sosial hingga keluarga serta masyarakat.

Tujuannya bukan sekadar membuat persimpangan terlihat bersih dari aktivitas meminta-minta, tetapi memastikan anak-anak yang ditemukan di jalan mendapatkan perlindungan dan penanganan yang sesuai.

(IMG)

Tags: Satpol PP Kota Jambi
Previous Post

Tekuk Enam Negara! Tim Compound Putra Jambi Sambar Emas di Satria Legawa 2026

Next Post

PSI Kota Jambi Bagikan Masker Gratis di Tengah Kabut Asap Karhutla

Artikel terkait

DAERAH

Suhatril Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI Kerinci, 10 dari 11 Perguruan Usulkan Namanya

10/10/2026
2k
RAGAM

Saat Rakyat Jambi Menghirup Asap, Pemerintah Jangan Bersembunyi di Balik Alasan

10/10/2026
2k
HUKUM

Sederet Kontroversi Edminuddin, Habib : Jejak Kelam yang Terus Membayangi

08/10/2026
2k
DAERAH

LSM Semut Merah Desak Kejati Jambi Periksa Proyek Tanggul dan Normalisasi Batang Merao Rp15 Miliar

08/10/2026
2k
RAGAM

PT Cahaya Umroh Jambi dan BAZNAS Provinsi Jambi Jalin MoU, Perkuat Kolaborasi Sosial dan Kemanusiaan

07/10/2026
2k
Next Post

PSI Kota Jambi Bagikan Masker Gratis di Tengah Kabut Asap Karhutla

DPRD Kota Jambi Soroti Rencana Suntik Rp10 Miliar Pemkot Jambi ke Bank Jambi: Jangan Cuma Kejar Modal Inti

Perdana RDP Khusus dengan Komisi II DPR RI, Ombudsman RI Sampaikan Capaian Kinerja Pengawasan Pelayanan Publik

Hotspot Jambi Tembus 4.631 Titik, Ivan Wirata: Jangan Hanya Padamkan Api, Lindungi Rakyat dan Benahi Tata Air

Solidaritas untuk Flores: Aksi Peduli Gempa NTT Digelar di Kota Jambi 28 Agustus - 6 September

Discussion about this post

Kalender

October 2026
SMTWTFS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123