BUNGO — Vaksinasi Secara Massal (Viral) Membumi di Kabupaten Bungo di ikuti dengan antusias masyarakat yang tinggi sedikitnya ada 21 titik lokasi yang bisa di akses masyarakat untuk vaksin.
“Masyarakat cukup tinggi minatnya yang ikut vaksin, tetap protokol kesehatan yang tersebar 19 puskesmas, 1 di Dinkes dan 1 di klinik polres,”kata Kapolres Bungo, AKBP Guntur Saputro.
Menurutnya, vaksin viral membumi ini memberdayakan seluruh potensi Faskes (fasilitas kesehatan) yang ada di Bungo. Harapannya dengan adanya vaksin viral ini semua mudah mendapat akses vaksin dan target masyarakat yang di vaksin dapat tercapai dengan baik.
“Di lokasi vaksin personil petugas kesehatan dan pengamanan serta desa berkontribusi mengatur kedatangan serta target sasaran vaksinasi,”ujarnya.
Kapolres Bungo menjelaskan setiap Faskes (Fasilitas Kesehatan) di target maksimal 10 sampai 15 vial (100 sampai 150 dosis). Maka jika jumlah itu di kalikan dengan jumlah titik vaksin sebanyak 21maka akan tercapai sekitar 2000 sampai 3000 sasaran setiap hari.
“Kita berharap semua ini lancar target dan kekebalan imun tubuh masyarakat semuanya bisa tercapai dengan baik,”ujarnya.
Selain itu, kata Kapolres pihaknya juga memantau pelaksanaan vaksin dengan zoom meeting di setiap Faskes yang melaksanakan untuj mengkontrol pelaksanaannya berjalan aman, lancar , tertib dan yang penting adalah sehat.
“Sehingga harapan kita sukses vaksinasi tercapai baik kuantitas capaian vaksinasi dan kualitas pelaksanaan vaksinasi,”jelasnya.
Di Kabupaten Bungo dan mungkin juga beberapa kabupaten lain ada situasi dan kondisi yang berbeda dibanding di kota besar dimana sasaran vaksinasi masyarakat di pelosok atau para pedagang bahkan guru yang masih takut vaksin atau tidak mau mengikuti vaksin dengan alasan beredarnya Issue Hoax efek samping vaksin sehingga perlu upaya mem-viralkan gerakan percepatan vaksinasi ini.
“Dengan sebutan yang mudah diingat untuk mengikis dan Mengeliminir virus Hoax anti vaksin di kabupaten ini.”tandasnya












Discussion about this post