• Sekato
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Redaksi
  • Perlindungan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
Umum dan Segalanya
No Result
View All Result
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • DUNIA
  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • KOMUNITAS
  • LINGKUNGAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
  • PLESIRAN
  • POLITIK
  • RAGAM
  • SAINS
Ilustrasi, Foto: Alpin Rahman/sekato.id

Ilustrasi, Foto: Alpin Rahman/sekato.id

Kementerian Kominfo Akan Usut Jual Beli Foto Selfie Pakai E-KTP

Editor Ara Permana Putra
26/06/2021
in NASIONAL, PEMERINTAHAN
A A
0
PostTweetSendShareScan

SEKATO.ID| JAKARTA – Akhir pekan ini, pengguna twitter dihebohkan terkait jual beli KTP dan selfie para pemiliknya. Hal ini, membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan mengusut persoalan tersebut.

Juru bicara Kominfo, Dedy Permadi, mengatakan pihaknya akan segera mengusut kasus jual beli foto selfie KTP, setelah berkoordinasi lebih lanjut baik secara internal maupun dengan Kementerian atau Lembaga terkait.

“Kami tegaskan kembali bahwa seluruh Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) wajib untuk mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai pengamanan sistem elektronik dan perlindungan data pribadi,” kata Dedy kepada kumparanTECH, Sabtu (26/06/21).

“Segala bentuk pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Dedy mengimbau masyarakat untuk semakin berhati-hati dalam menjaga keamanan data pribadi dengan tidak menyebarkan kepada pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Ia juga meminta masyarakat agar menjaga keamanan gadget atau perangkat elektronik lain yang digunakan untuk menyimpan data pribadi.

“Kami mengajak masyarakat untuk melaporkan temuan konten negatif serta tindakan-tindakan pelanggaran peraturan perundang-undangan lain di ruang digital melalui aduankonten.id atau kanal-kanal aduan lain yang kami sediakan,” tambahnya.

Baca juga

Perkuat Pelindungan Data, Kominfo: Indonesia Galang Kesepakatan Global

Siapkan Media Center KTT G20, Menkominfo: Lebih Dari 1.000 Jurnalis Terdaftar

Siaran TV Analog di Jabodetabek akan Dimatikan 5 Oktober 2022

Indonesia Jajaki Kerja Sama Transformasi Digital dengan Prancis

UU PDP Disahkan, Menkominfo : Indonesia Negara Kelima di ASEAN Miliki Aturan Data Pribadi

Sebelumnya, kasus jual beli KTP dan selfie pemiliknya pertama kali diungkap oleh akun @recehvasi pada Kamis (24/6). Dalam kicauan yang viral tersebut, dia menyematkan sebuah screenshot dari Facebook, di mana seorang pengguna bernama SweetFan menawarkan KTP dan foto selfie pemiliknya di grup SnackVideo, TikTok, Hello, Resso, Likeit.

Berdasarkan pantauan kumparanTECH, grup Facebook SnackVideo, TikTok, Hello, Resso, Likeit memang ada di Facebook dengan jumlah anggota mencapai 37,4 ribu orang. Diskusi dalam grup tersebut hanya seputar mengajak orang untuk mendaftar aplikasi SnackVideo, TikTok, Hello, Resso, dan Likeit dengan kode undangan atau referral, sehingga bisa mendapatkan sejumlah uang dari aplikasi-aplikasi tersebut.

Kemudian, posting-an yang viral itu sudah tidak dapat ditemukan atau sudah dihapus. Akun SweettFan yang mem-posting screenshot itu juga sudah hilang dan tidak dapat ditemukan lagi. Kemungkinan besar posting-an dan akun yang pengirimnya sudah dihapus saat konten itu viral.

Laporan soal jual beli KTP dan foto selfie menambah daftar panjang kebocoran data penduduk Indonesia. Pakar keamanan data khawatir jika kasus semacam ini berlanjut, data penduduk Indonesia akan “telanjang” seutuhnya.

“Dengan melihat tren yang sudah terjadi dalam 3 tahun terakhir ini, kebocoran data pribadi ternyata meningkat cukup tajam. Baik dari sisi kuantitas jumlahnya semakin meningkat, selain itu kualitasnya juga meningkat,” ucap Ruby kepada kumparanTECH awal bulan ini.

“Kalau ini semakin dibiarkan, data pribadi kita sudah benar-benar telanjang,” ujarnya.

Komentar Ruby kala itu hadir setelah sejumlah data penduduk di beberapa kabupaten dan kota di Indonesia bocor di forum hacker Raid Forums. Data tersebut–yang mencakup Kabupaten Malang, Subang, Kota Bogor, dan Kabupaten Bekasi–mengungkap nomor KK, KTP, nama ibu dan ayah kandung, hingga agama dan golongan darah lebih dari 8 juta penduduk Indonesia.

Kebocoran data 4 kabupaten dan kota tersebut relatif lebih kecil ketimbang kebocoran data 279 juta penduduk dari BPJS Kesehatan pada Mei 2021.

Sebelumnya, kebocoran data penduduk Indonesia juga meliputi 200 juta data DPT KPU dan 90 juta pengguna Tokopedia pada 2020, serta 13 juta pengguna Bukalapak pada 2019.

“Item (data) pribadi itu enggak banyak, paling cuma puluhan saja. Bayangkan, dengan semakin meningkatnya kuantitas maupun kualitas (data yang bocor), item-item data pribadi itu semuanya lama-lama bocor. Alias semuanya terungkap ke publik. Artinya sebagian besar data penduduk Indonesia itu sebenarnya sudah telanjang atau sudah terekspos,” kata Ruby.

KTP sendiri memuat 9 dari 26 item data pribadi dalam UU No. 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.
Adapun aksi jual beli data rentan menimbulkan kejahatan siber. Ketika mengetahui kabar jual beli KTP dan selfie dari Facebook tersebut, netizen khawatir akan keamanan data foto KTP dan selfie mereka yang digunakan untuk verifikasi akun e-wallet atau pinjaman online.

Sumber: Kumparan

Tags: e KTPfoto selfieKementerian KominfoKominfo
Previous Post

Dalam Rangka Mendukung Program Presiden RI 1 Juta Vaksin 1 Hari, Polres Kerinci Menggelar Vaksinasi Covid 19 Secara Massal.

Next Post

Atasi Stunting dengan Perencanaan Perpres Perkawinan

Artikel terkait

DAERAH

Dinkes Kerinci Genjot Kapasitas Pengelola BLUD, Target Pelayanan Makin Cepat dan Bermutu

28/09/2026
2k
PEMERINTAHAN

Maulana Bagikan Praktik Kampung Bahagia, Tekankan Partisipasi dan Gotong Royong dalam Pembangunan

26/09/2026
2k
PEMERINTAHAN

Jelang Healthy Cities Summit 2026, Pemkot Jambi Bekali 500 Lebih LO untuk Sukseskan Penyelenggaraan

25/09/2026
2k
PEMERINTAHAN

Diza Pimpin Evaluasi Pemerintah Digital, Pemkot Jambi Kejar Penguatan Layanan Publik

22/09/2026
2k
PEMERINTAHAN

Gubernur Al Haris Bersama Danrem 042/Gapu Patroli Udara Tinjau Karhutla di Tanjab Timur

21/09/2026
2k
Next Post
Foto: ilustrasi/sekato.id

Atasi Stunting dengan Perencanaan Perpres Perkawinan

Foto: telegram

Video Call Grup Bisa 30 Orang

Foto: Istimewa

KKP Terus Mencari Modus Baru Penyelundupan Benih Lobster

Foto: Istimewa

Cegah Tertular Varian Delta, WHO: Peserta Vaksin Tetap Patuhi Prokes

Foto: ilustrasi/SEKATO.ID

Catatan IDAI: 2 Anak Indonesia Meninggal Akibat Covid-19 Per Minggu

Discussion about this post

Kalender

September 2026
SMTWTFS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Aug    

Populer

    DISCLAIMER | KODE ETIK | PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN

    © 2024 SEKATO.ID - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    • Sekato
    • Disclaimer
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Redaksi
    • Perlindungan

    © 2020 Sekato - Jalan HM Yusuf Singedekane, Lorong Purnawira, No 7, RT 21, Telanaipura, Kota Jambi. Kode Pos 36122. Developed by Ara.

    Mami188 | Vip555 | Dewi11 | Megasloto | Mega777 | Dewihoki | Mega338 | Megawin188 | Koko5000 | Ledak388 | Mega288 | Surga11 | Bighoki | Visitorbet | Rajalangit77 | Surga77 | Maxwin288 | Nagawin | Koko303 | Apigacor88 | Surga88 | Musangwin | Katakwin | Purislot | Indobet | Ratu303 | Surgaplay | Megawin777 | Supraslot | Semutwin | Interwin | Vip288 | Dewi288 | Ganas33 | Ovo88 | Satset138 | Api5000 | Mamen123 | Api33 | Vip333 | Kombo88 | Api88 | Megawin288 | Tumi123