SEKATO.ID, JAMBI– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi resmi meluncurkan Koperasi Puskopasindo Siginjai yang berlokasi di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jambi, Kamis (4/6/2026). Kehadiran koperasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi sekaligus memperluas akses pemasaran berbagai produk hasil karya warga binaan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Provinsi Jambi.
Peresmian koperasi berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Staf Khusus Bidang Komunikasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Abdullah Rasyid, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jambi, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jambi, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jambi, para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Wilayah Jambi, serta insan media.
Usai prosesi peresmian, para tamu undangan diajak meninjau ruang koperasi dan ruang pamer yang menampilkan beragam produk unggulan hasil pembinaan warga binaan. Berbagai produk yang dipamerkan menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dijalankan di lembaga pemasyarakatan.
Mulai dari telur ayam hasil program peternakan Lapas Jambi, aneka keripik produksi Lapas Perempuan Jambi, hingga berbagai produk kerajinan tangan dan olahan lainnya, seluruhnya menunjukkan potensi besar warga binaan dalam menghasilkan karya yang bernilai ekonomis dan mampu bersaing di pasaran.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menegaskan bahwa Koperasi Puskopasindo Siginjai hadir sebagai jembatan antara hasil karya warga binaan dengan kebutuhan masyarakat.
“Koperasi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung program pembinaan kemandirian. Berbagai produk yang ditampilkan hari ini menunjukkan bahwa warga binaan memiliki kemampuan dan potensi untuk menghasilkan karya yang berkualitas, produktif, dan bernilai ekonomis. Ke depan, koperasi ini diharapkan menjadi pusat promosi sekaligus pemasaran produk unggulan pemasyarakatan di Jambi,” ujarnya.
Menurut Irwan, keberadaan koperasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemasaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan diri warga binaan melalui hasil karya yang diakui dan diterima masyarakat.
Sementara itu, Staf Khusus Bidang Komunikasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid, memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan Kanwil Ditjenpas Jambi. Ia menilai koperasi dan ruang pamer tersebut menjadi bukti konkret keberhasilan pembinaan yang selama ini dijalankan di lingkungan pemasyarakatan.
“Apa yang ditampilkan hari ini merupakan bukti nyata bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang positif. Koperasi ini tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi etalase yang memperlihatkan keberhasilan program pembinaan kepada masyarakat. Saya berharap inovasi seperti ini terus dikembangkan dan diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,” katanya.
Melalui peresmian Koperasi Puskopasindo Siginjai, Kanwil Ditjenpas Jambi semakin menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian warga binaan, memperkuat pemberdayaan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan masyarakat pemasyarakatan di Provinsi Jambi.
Dengan hadirnya koperasi dan ruang pamer permanen tersebut, produk-produk hasil pembinaan warga binaan kini memiliki wadah yang lebih representatif untuk dikenal masyarakat luas, sekaligus menjadi simbol transformasi pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga pemberdayaan dan penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan.
(ARA)












Discussion about this post