SEKATO.CO.ID | JAMBI – Wilayah Provinsi Jambi semakin dilanda kekeringan seiring surutnya tinggi muka air (TMA) Sungai Batanghari di kawasan Kota Jambi.
Tampaknya, sejumlah daerah di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari juga terdampak oleh kondisi ini, menghadapi kekeringan.
Menurut Alat Pengukur Ketinggian Air (APKA) yang terletak di Taman Tanggo Rajo, Kawasan Ancol Kota Jambi, TMA Sungai Batanghari saat ini hanya mencapai 9 meter.
“Ketinggian muka air bertahan pada angka 9 meter sejak kemarin. Ini masih dalam kategori normal,” ungkap Syahruddin, Petugas Penjaga Pintu Air di Kawasan Ancol Kota Jambi, pada Minggu (20/8/2023).
Ia menegaskan bahwa situasi ini sudah berlangsung selama beberapa minggu terakhir, dengan air Sungai Batanghari tetap berada dalam kategori normal.
“Dalam kurun waktu harian, baik pagi, siang, maupun sore, tinggi muka air tetap bertahan antara 8 hingga 9 meter,” jelasnya.
Meskipun ada hujan di wilayah Kota Jambi, kata Syahruddin, itu tidak berdampak besar terhadap debit air Sungai Batanghari. Sebab, sebagian besar air yang mengisi sungai berasal dari hulu sungai.
“Kondisi saat ini mungkin lebih surut di bagian hulu sungai, karena di sana kondisi air lebih dangkal,” tambahnya.(*)












Discussion about this post