SEKATO.CO.ID | JAMBI – Sejak Agustus 2022 hingga kini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi mencatat ada sebanyak 3 orang anak di diagnosa menderita gagal ginjal akut yang misterius.
Hal ini dibenarkan Kabid Yankes Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi, dr Dewi Lestar saat dikonfirmasi, Kamis malam (20/10/2022). Ia menjelaskan bahwa saat ini kasus tersebut sedang ditindak lanjuti.
“Dilaporkan RS mattaher sejak Agustus 3 pasien dan 1 meninggal. Kemudian ada yang berasal dari Kerinci, Sungai Penuh yang kemudian di rujuk ke RS M. Husin Palembang,” ujarnya.
Sementara secara data keseluruhan di provinsi Jambi, Dinkes Provinsi Jambi masih belum dapat memberi keterangan lengkap. “Itu hanya dari RSUD Mattaher untuk keseluruhan masih di tindaklanjuti,” ungkapnya.
Terkait hal ini, Dinkes Provinsi Jambi menghimbau masyarakat untuk mewaspadai beberapa gejala di antaranya demam, mual atau gangguan kemih seperti sulit buang air kecil atau air kencing berwarna keruh, merah dan sedikit.
Untuk diketahui, belum lama ini Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendata ada sebanyak 131 anak menderita gangguan ginjal akut sejak Januari 2022 yang tersebar di 14 Provinsi salah satunya Provinsi Jambi di urutan ke-11. (HP)












Discussion about this post