SEKATO | JAMBI – Pemain Dewa United, Karim Rossi turut buka suara terkait kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang pada, Sabtu (1/10).
Pemain berdarah Swiss-maroko itu mempertanyakan banyaknya gas air mata yang di lemparkan oleh pihak pengaman.
“Why so many gas bombs? I don’t understand.. It’s a football stadium not a war zone! Sad day,” cuit Karim Rosi pada akun twitter pribadinya @k_rossi9, Minggu (2/10).
Dirinya mengatakan menang ataupun kalah fans seharusnya tidak masuk kedalam lapangan dan harus mengghormati pertandingan.
“Win or lose fans should not invade the pitch, respect the game we all love,” lanjutnya.
Karim menambahkan, melemparkan gas air mata kepada supporter bukan lah solusi untuk menghentikan kerusuhan.
“The solution to stop the invasion is not to throw gas bombs at them!,” ujarnya.
Informasi terakhir dilansir dari laman Tempo, sebanyak 127 orang orang tewas akibat kerusuhan tersebut. (dar)











Discussion about this post