SEKATO.ID | SUNGAI PENUH – Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Sungai Penuh,mewaspadai penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak yang belakangan tengah marak terjadi beberapa wilayah di tanah air. Upaya pemeriksaan kesehatan hewan ternak digencarkan secara rutin untuk mengantisipasi adanya penyebaran penyakit PMK di Kota Sungai Penuh.
Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Sungai Penuh Nelly Hasmia mengatakan, sejauh ini belum di temukannya kasus penyebaran PMK di Kota Sungai Penuh, untuk itu Dinas Peterakan dan Perikanan Kota Sungai Penuh juga telah membentuk satuan tugas yang akan memantau kesehatan hewan.
“Kita telah memantau dan mensosialisasi kesehatan hewan ternak di tempat penampungan hewan yang ada di Kota Sungai Penuh, sebagai upaya kewaspadaan mengantisivasi penyebaran kasus PMK di kota Sungai Penuh,” Kata Sekretaris Dinas Peterakan dan Perikanan Kota Sungai Penuh Nelly Hasmia,Senen (23/05).
Selain itu juga Nelly Hasmia mengatakan tidak hanya memantau kesehatan hewan yang ada di Kota Sungai Penuh, pihak juga melakukan pengawasan hewan ternak yang akan masuk ke Kota Sungai Penuh melalui jalur puncak perbatasan antara Kota Sungai Penuh dengan Tapan Sumatera Barat.
“Tim satgas kita yang bertugas pengawasan hewan yang masuk ke Kota Sungai Penuh di lakukan bergiliran pada pagi dan malam harinya, pada saat tersebut hewan masuk ke Kota Sungai Penuh oleh pedagang akan di cek kondisi kesehatannya,” tambahnya.
Ditambahkan Nelly Hasmia, hewan ternak yang akan masuk ke Kota Sungai Penuh harus terlebih dahulu melampirkan surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asal, serta akan di lakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak tersebut.
“Pengetatan pengawasan hewan ternak ini juga mengikuti edaran dari Pemerintah Pusat,” Pungkasnya.
ia berharap kepada masyarakat jika menemukan hewan ternak yang sakit untuk segera melaporkan kepada petugas, agar bisa di tindak lanjuti serta PMK diketahui tidak menular kepada manusia dan daging hewan. Daging akan bisa dikonsumsi asal melalui standar operasional prosedur yang benar, salah satunya dengan memasak daging dengan bersih dan matang sempurna.(JNR)












Discussion about this post