BUNGO — Tim Petir Satuan Reserse Polres Bungo telah melakukan menangkap 4 tersangka pencurian buku nikah sebanyak 3000 atau 1500 pasang di Kantor Kementrian Agama (Kemenang) Kabupaten Bungo tersebut ternyata mengungkap pelaku juga mengintai ditempat lain.
Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro mengatakan tersangka pencurian buku nikah tersebut Agam Satyawan (37) Jalan Kampung Jua, Rt 03, Rw 03, Desa Kampung Jua Nan XX, kecamatan Lubuk Bagalung, Kota Padang, Sumbar ternyata telah mengintai Kantor Kemenag lainnya.
“Dari pengakuan tersangka dia mengintai sejumlah Kemenag dan KUA (Kantor Urusan Agama) di Damasraya, dan kabupaten lainnya di wilayah Sumatra Barat,”katanya, Sabtu (13/11/2021) saat pers rilis di Mapolres Bungo.
Guntur menjelaskan karena Kemenang dan KUA diwilayah Sumbar memiliki pengamanan yang ketat sehingga membuat tersangka kesulitan untuk bisa masuk. Sehingga tersangka memutuskan untuk membobol Kemenang Bungo.
“Sudah di mepping dulu lokasinya dari sisi keamanan dan yang lainnya. Nah akhirnya dia memutuskan di Bungo,”ungkapnya.
Kemenag Bungo, Kata Guntur dari sisi keamanan tempat penyimpanan cukup bagus. Tetapi, sepertinya pelaku sudah memahami situasi dan ahli dalam pembobolan kemenag.
“Kalau kita lihat ya gudang penyimpanan buku nikah ini berlapsi pintunya. Pintu pertama, pintu tengah sudah pakai besi. Terus gudang pakai tralis juga tapu tetap di congkelnya ini sudah faham dan sering makanya dia bawak bekal alat congkel,”ujarnya
Sebelumnya tim Petir Polres Bungo melakukan penangkapan tersangka pencurian Buku Nikah bernama Agam Satyawan (37) Jalan Kampung Jua, Rt 03, Rw 03, Desa Kampung Jua Nan XX, kecamatan Lubuk Bagalung, Kota Padang, Sumbar sebagai pelaku utama.
Kemudian dilakukan pengembangan dan menangkap penadahnya Hendrizal (36) Warga Kelurshan Sri Meranti Rt 02, Rw 10, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau. Kemudian Yurnalis (66) warga JL Raya Pekanbaru Bangkinang, Kelurahan Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampar, Riau dan Bachtiar (68) Jl Rawan Barat no. 87, Rt 002 Rw 004, Desa Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Pesisir Selatan, Sumbar












Discussion about this post