SEKATO.ID, KOTA JAMBI – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 tahun 2025 dibuka dengan penuh kemeriahan pada Sabtu malam (29/11), bertempat di Lapangan Bola RT 05 Kelurahan Tanjung Johor, Kecamatan Pelayangan. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, secara resmi membuka kegiatan tersebut, didampingi Wakil Wali Kota Jambi sekaligus Ketua LPTQ Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A.
Pembukaan MTQ kali ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Jambi dalam menguatkan peran generasi Qur’ani, sekaligus memberantas buta aksara Al-Qur’an. Kegiatan ini sejalan dengan visi Kota Jambi BAHAGIA—Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera—yang terus digaungkan di bawah kepemimpinan Maulana–Diza.
MTQ ke-55 tingkat Kota Jambi digelar sejak 29 November hingga 3 Desember 2025. Sebanyak 619 kafilah dari 11 kecamatan se-Kota Jambi mengikuti 13 cabang lomba untuk memperebutkan piala bergilir. Pada pagi harinya, lomba Stand Bazar yang diisi produk UMKM dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG.
Pembukaan MTQ diawali dengan defile kafilah yang menampilkan kekompakan peserta dari seluruh kecamatan. Mengusung tema “Dengan Musabaqoh Tilawatil Qur’an Ke-55 Tingkat Kota Jambi Kita Bangun Generasi Yang Cerdas Dan Berakhlakul Karimah Menuju Kota Jambi Bahagia”, acara pembukaan diwarnai momen spesial berupa penempelan telapak tangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada perangkat digital sebagai simbol pemanfaatan teknologi dalam syiar Islam. Penaikan bendera MTQ kemudian dilakukan sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan.
Acara berlangsung meriah sekaligus khidmat dengan beragam penampilan qori dan qoriah terbaik. Turut hadir Ketua TP PKK Kota Jambi, Sekda Kota Jambi Drs. H. A. Ridwan, Ketua DWP Kota Jambi, para tokoh agama, tokoh adat, dan undangan lainnya. Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa bangga atas tingginya antusias masyarakat.
“Pembukaan MTQ kali ini sangat meriah. Antusias masyarakat dan defile kafilah dari seluruh kecamatan menunjukkan semangat untuk bermusyabaqah,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa MTQ 2025 menjadi ajang pematangan diri bagi para kafilah karena pada tahun 2026 Kota Jambi akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jambi. “Kita telah empat kali berturut-turut menjadi juara umum. Insya Allah saat menjadi tuan rumah nanti prestasi itu dapat kita pertahankan,” tambahnya.
Maulana menekankan bahwa MTQ bukan hanya perlombaan membaca maupun menghafal Al-Qur’an, tetapi merupakan upaya menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengapresiasi penampilan kolosal dan berbagai kreativitas lainnya pada malam pembukaan MTQ ke-55, yang dinilainya dapat menjadi inspirasi dalam penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi mendatang.
Sejalan dengan hal itu, Wakil Wali Kota Diza turut berharap agar penyelenggaraan MTQ tingkat Kota Jambi ini menjadi fondasi yang baik menuju MTQ tingkat provinsi.
“Semangat para kafilah mulai dari defile hingga penampilan lainnya menjadi modal penting bagi kita. Tidak hanya hasil yang kita harapkan, tetapi juga kualitas pelaksanaannya,” ujarnya.
Setelah prosesi pembukaan, Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan tamu kehormatan meninjau 11 stan bazar TP PKK kecamatan yang menampilkan berbagai produk UMKM seperti makanan khas Jambi, batik, busana, dan kerajinan. Masing-masing stan tampil menarik dengan desain bertema masjid yang mewakili semangat MTQ.
Pemerintah Kota Jambi berharap MTQ ke-55 tingkat Kota Jambi dapat berlangsung sukses dan melahirkan qori serta qoriah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kota Jambi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. MTQ menjadi sarana memperkuat karakter, mempererat silaturahmi, dan meneguhkan identitas Kota Jambi sebagai kota yang agamis dan berbudaya.
(Ara)












Discussion about this post