SEKATO.ID, KERINCI – Dalam upaya memperkuat layanan kesehatan dasar di tengah masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan “Gerakan Aktifkan Posyandu” selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Juli 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Bola Kaki, Desa Siulak Panjang, Kecamatan Siulak, dan disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Program ini bertujuan untuk merevitalisasi fungsi Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan gizi, serta imunisasi. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting dari Dinas Kesehatan, di antaranya Kabid Kesehatan Masyarakat Hj. Lily Aznimar, SKM, M.Si, Epidemiolog Leni Mutiawati, SKM, serta Candra Nadi, SKM, M.Si dari Staf Bidang Kesmas, bersama para tenaga kesehatan dan kader Posyandu se-Kecamatan Siulak.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menggugah kembali semangat gotong royong masyarakat untuk menjadikan Posyandu sebagai pusat layanan dan informasi kesehatan yang aktif dan terpercaya,” ujar Hj. Lily Aznimar dalam sambutannya.
Gerakan ini tak hanya berfokus pada edukasi kesehatan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kembali partisipasi masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, serta perawatan kesehatan ibu hamil.
Candra Nadi, SKM, M.Si, menekankan pentingnya peran Posyandu dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat masa kini.
“Posyandu bukan sekadar tempat timbang anak dan imunisasi. Ia harus menjadi pusat edukasi keluarga—tentang gizi, kebersihan lingkungan, hingga pencegahan penyakit. Masyarakat harus melihat Posyandu sebagai mitra tetap dalam menjaga kesehatan keluarga,” ujarnya.
Menurut Candra, peningkatan kapasitas para kader Posyandu merupakan salah satu kunci sukses dari gerakan ini.
“Melalui pelatihan teknis dan pembekalan ulang yang kami berikan, para kader diharapkan lebih siap menjalankan perannya secara profesional dan berkelanjutan,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga dan kader Posyandu yang hadir. Banyak di antaranya berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala dan diperluas ke desa-desa lain.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci juga mendorong seluruh kecamatan untuk mereplikasi kegiatan ini sebagai bagian dari dukungan terhadap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), guna menciptakan masyarakat yang lebih sadar dan peduli terhadap kesehatan keluarga.
(Rgk)












Discussion about this post