SEKATO.CO.ID | JAMBI – Suara tuntutan keadilan bergema di depan Polda Jambi saat puluhan mahasiswa dan warga dari Dusun Pematang Bedaro, Kecamatan Kumpeh Ulu, Muaro Jambi, melakukan aksi demo pada Senin sore. Massa berunjuk rasa ini berkumpul sebagai respons atas pembubaran paksa yang dilakukan oleh tim gabungan Polda Jambi terhadap warga yang memblokir jalan utama perusahaan PT FPIL.
Sebagai korlap aksi demo dari mahasiswa, mereka menyampaikan bahwa tuntutan mereka adalah semata-mata untuk meminta keadilan kepada Polda Jambi atas perlakuan terhadap warga Kumpeh yang merasa tertindas selama pembubaran paksa di PT FPIL.
“Kami hanyalah seorang rakyat kecil yang tidak ingin ditindas dengan semena-mena, dimana hati nurani yang seharusnya melindungi masyarakat,” ujar salah seorang korlap saat memberikan orasi.
Seorang mahasiswa lainnya menambahkan bahwa Polda Jambi telah menunjukkan tindakan represif terhadap warga Kumpeh yang hanya berusaha membela hak-hak mereka dengan memblokir jalan perusahaan.
Di samping itu, para pendemo juga menuding petugas di lapangan melakukan kriminalisasi terhadap warga yang menuntut hak atas tanahnya.
“Negara merdeka pada 17 Agustus 1945, namun warga Kumpeh belum merasakan kemerdekaan atas tanah, bumi, bangunan, dan air yang seharusnya menjadi hak mereka,” ungkap salah seorang peserta aksi dengan penuh emosi.
Adapun tuntutan massa dalam aksi demo ini di Polda Jambi di antaranya adalah:
- Hentikan kriminalisasi dan intimidasi terhadap Warga Pematang Bedaroh yang berkonflik dengan PT FPIL
- Cabut perizinan PT FPIL yang diduga terlibat dalam kejahatan manusia.
Informasi lain menyebutkan penguasaan PT FPIL kini telah diambil alih oleh PT WKS, yang merupakan anak dari perusahaan Sinar Mas Grup.
Aksi demo ini menggambarkan semangat juang para mahasiswa dan warga dalam mencari keadilan dan hak-hak mereka yang dianggap terabaikan. Selama berunjuk rasa, mereka menyuarakan aspirasi dan tuntutan dengan penuh keberanian, menjadikan momen tersebut sebagai panggung pengawasan sosial dan perjuangan yang berarti.(*)












Discussion about this post