SEMAKIN meningkatnya usia anak, peran orang tua dibutuhkan untuk memberikan ilmu-ilmu baru melalui pembelajaran. Apalagi jika si Kecil ingin menginjak jenjang pendidikan, seperti Taman Kanak-kanak (TK) maupun Sekolah Dasar (SD). Pada fase ini, pastinya Bunda tidak dapat menemaninya terus, harus rela melepasnya untuk belajar bersama guru. Namun, tidak sedikit dari Bunda yang terkadang khawatir kalau anaknya tidak dapat berkonsentrasi saat belajar. Jangan khawatir Bunda, ada berbagai cara sederhana untuk meningkatkan konsentrasi anak agar lebih fokus dalam belajar. Mulai dari memberikan makanan bergizi, mengatur waktu hingga memberikan vitamin untuk anak. Vitamin apa ya Bunda kira-kira yang bagus untuk anak?
Untuk lebih jelasnya, simak artikel di bawah ini ya Bunda!
Cara Meningkatkan Konsentrasi Anak
Konsentrasi merupakan bagian dari kemampuan berpikir yang memungkinkan anak untuk melakukan tugas tanpa dengan menundanya. Pada dasarnya, cara kerja konsentrasi pada otak mirip dengan otot yang butuh dilatih agar anak lebih kuat. Anak-anak sangat mudah terdistraksi ketika mereka sedang belajar, sekecil hal seperti ada sesuatu yang jatuh, suara orang ngobrol ataupun tertawa, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan bagi anak konsentrasi yang baik agar lebih fokus belajar dan terhindar dari gangguan.
Berikut adalah beberapa cara sederhana yang dapat Bunda lakukan untuk meningkatkan konsentrasi anak:
1. Memberikan makanan yang bergizi
Makan adalah salah satu aktivitas wajib bagi anak untuk menjaga daya tahan tubuh dan mendorong pertumbuhannya. Akan tetapi, apakah Bunda sudah memberikan si Kecil makanan yang bergizi?
Makanan bergizi juga menjadi salah satu faktor untuk meningkatkan konsentrasi anak. Mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi memiliki hubungan langsung dengan seberapa baik seorang anak dalam berkonsentrasi.
Alangkah lebih baik jika Bunda menghindari makanan seperti junk food atau makanan yang mengandung gula tinggi, karena dapat membuat anak menjadi lamban dalam hal apapun. Berikan anak makanan yang kaya dengan protein, seperti daging, telur, dan almond untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan level konsentrasi.
University of Ulster di Inggris telah menemukan hasil penelitian yang menarik, yang menunjukkan bahwa makan roti bakar dan kacang panggan untuk meningkatkan kognisi. Selain itu, terdapat juga para ahli yang mengatakan bahwa sayuran dan buah-buahan mengandung antioksidan untuk meningkatkan kekuatan otak.
2. Membuat rutinitas yang baik
Bunda, mengatur jadwal rutinitias yang baik dan benar juga sangat penting, lho. Hal ini karena agar anak tidak terlalu merasa padat dengan kesehariannya. Dengan demikian, tugas Bunda yang harus mengatur waktu sang Anak.
Buatlah waktu yang fleksibel, Bunda. Anak juga harus mengetahui kapan dia harus belajar, kapan dia harus bermain, dan kegiatan lainnya. Otak anak tidak dapat terlalu ditekan untuk selalu belajar, hal ini karena akan menyebabkan anak menjadi stress dan berpikir kalau waktunya hanyalah untuk belajar.
3. Tidur siang dan istirahat yang cukup
Bunda, apakah si Kecil sudah diberikan waktu tidur dan istirahat yang cukup? Sebagian besar anak, memiliki konsentrasi yang baik setelah istirahat malam. Tidak hanya saat malam, namun tidur siang selama 20 menit setelah sekolah juga dapat meningkatkan konsentrasinya.
Hal ini berkaitan dengan poin sebelumnya, bahwa manajemen waktu yang baik adalah seimbangkan waktu antara belajar, bermain, dan beristirahat. Untuk waktunya, Bunda juga dapat menyesuaikan dengan anak, agar dirinya nyaman dengan waktu yang telah disepakati.
4. Pahami metode belajar anak
Sudahkah Bunda mengetahui metode belajar anak seperti apa yang cocok dengan anak?
Setiap anak belajar dengan cara yang berbeda dan tidak dapat disamaratakan. Metode belajar yang dimaksud adalah ada beberapa anak yang mengolah informasi dengan mudah ketika mereka melihatnya, atau mungkin lebih mudah dengan mendengarnya, ataupun perlu untuk menyentuhnya terlebih dahulu.
Yap, betul Bunda. Metode belajar terbagi menjadi tiga, yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Visual adalah ketika anak dapat memahami pembelajaran atau informasi dengan baik ketika mereka melihatnya secara langsung. Sementara, Auditori adalah untuk anak-anak yang lebih suka ketika mendengar informasinya, atau bersifat pendengaran. Terakhir, Kinestetik, yaitu anak-anak yang harus mampu menyentuh dan merasakan subjek mereka untuk memahami dan memprosesnya dengan lebih baik.
Nah, kira-kira anak Bunda termasuk yang mana nih?
5. Beri anak penghargaan atas pencapaiannya
Pemberian penghargaan sangat penting lho, Bunda! Anak menjadi merasa bahwa orangtuanya telah menghargai dirinya yang telah berhasil mengikuti keinginan dan kesepakatan yang telah dibuat bersama.
Penghargaan ini tidak perlu yang mahal kok, Bun. Bunda dapat memberikan makanan kesukaannya, mainan yang diinginkan, ataupun memberinya waktu untuk berjalan-jalan bersama dengan keluarga.
Nah Bunda, cara meningkatkan konsentrasi anak agar lebih fokus belajar tidak selesai sampai situ. Bunda dapat memberikannya vitamin yang bernama Generos. Sepertinya Bunda sudah tidak asing kan ya dengan namanya. Untuk lebih detailnya, yuk simak lagi Bun!
Beri Asupan Vitamin Generos
Generos, nama vitamin yang sepertinya sering di dengar ya, Bun? Namun, jika ada Bunda yang belum mengetahuinya, berikut penjelasannya nih.
Generos atau Genius for Neuron adalah vitamin herbal yang berasal dari bahan-bahan alami pilihan. Generos ini nutrisi otak yang distimulasi dengan lima bahan alami Quantum dengan melewati empat tahapan yang dikembangkan secara unik lebih dari 15 tahun. Empat Quantum proses Generos dibagi atas seleksi bahan organik, ekstrasi bahan, maserasi, dan kombinasi. Generos menjadi produk yang mengumpulkan khasiat terbaik dari kelima bahan unggulan yang saling melengkapi.
Lima bahan alami unggulan tersebut adalah Pegagan (Centella Asiatica), Ikan Sidat, Mengkudu, Temulawak (Curcuma Xanthoriza), dan Madu Hutan (Mel Depuratum). Kelima bahan alami pilihan itu sebagai antioksidan untuk membantu kecerdasan otak, menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan metabolisme tubuh, serta meningkatkan nafsu makan anak.
Fungsi utama dari Generos adalah membantu mengatasi gangguan Speech Delay (terlambat berbicara), Anak Autis dan ADHD. Di mana cara kerja Generos adalah membantu merangsang saraf verbal anak untuk lacar berbicara.
Salah satu kandungannya adalah Pegagan atau Centella Asiatica. Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Venena Kalra, Himalaya Research and Development Center menjelaskan bahwa pegagan mampu menstimulasi pertumbuhan otak. Efek samping dari mengonsumsi Generos antara lain anak yang tadinya pasif, pemalu, dan gelisah dapat berubah menjadi periang, komunikatif, dan kooperatif. Efek samping tersebut merupakan khasiat dari zat Asiaticosida yang terdapat dalam pegagan. Senyawa golongan triterpenoid itu mampu meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan kewaspadaan.
Itulah Bunda penjelasan mengenai bagaimana cara meningkatkan konsentrasi anak. Caranya sangat mudahkan? Terutama jika Bunda ingin memberikannya vitamin. Nah, kalau Bunda tertarik untuk mencobanya, dapat membelinya di marketplace atau distributor resmi. Untuk mendapatkan informasi terbaru Bunda dapat mengunjungi media sosial Generos di bawah ini:
Facebook : www.facebook.com/generos.id/
Tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSeFwQuAe/
Instagram: Generos.id (www.instagram.com/generos.id)
YouTube: Official Generos (www.youtube.com/channel/UCNxUPPn1lIWDBgtjgGFsX9w)
Penulis: Annita Rahmawati Dewi











Discussion about this post