BATANGHARI — Sebanyak 24 tahanan Polres Batanghari yang berada di LPKA 2B Sungai Buluh, Kabupaten Batanghari merlarikan diri dengan cara mecongkel besi behel cendela kemudian kabur.
Sumber sekato.id di kepolisian menyebutkan kejadian itu terjadj Minggu (14/11/2021) sekitar pukul 21.30 wib dilakukan pengecekan tahanan oleh tim piket jaga tahanan. Kemudian sekitar pukul 22.00 wib salah satu tahanan Ledi Azwar mengambil sebuah balok kayu dari kamar mandi.
“Kemudian melakukan upaya mencongkel salah satu besi behel jendela ruang tahanan yang dihuni sehingga mengakibatkan patah dan lepas dari rangka teralis,”kata sumber itu.
Selajutnya, Ledi Azwar mencoba untuk menyiasati besi tersebut agar petugas jaga tidak curiga ia kemudian mengikat menggunakan tali agar tidak diketahui petugas jaga. “Dilanjutkan mengatur siasat dengan tahanan lain agar mau melarikan diri secara bersama-sama,”ujarnya.
Baru pada sekitar pukul 24.00 wib salah satu tahanan memanggil nama salah satu petugas jaga dari arah dalam ruang sel. Namun tidak ada jawaban dari petugas.
“Peluang itu digunakan oleh Ledi Azwar untuk membuka kembali besi yang tadi terikat tali,”bebernya.
Kemudian Ledi Azwar keluar dari ruang tahanan melalui lobang dan celah jendela yang berhasil dia buka, dan berhasil mengeluarkan badan nya sehingga berpindah tempat ke luar ruang tahanan dan lorong selasar.
“Yang bersangkutan diduga mematikan CCTV dengan mencabut kabel dari sambungan listrik yang mengakibatkan layar tv monitor mati,”ungkapnya
Kemudian Ledi Azwar berusaha mencari kunci pintu sel tahanan dengan menemukan didalam saku baju kemeja petugas jaga Brinda Ridho yang saat itu sedang digantung di salah satu jendela ruang jaga.
Setelah berhasil menemukan kunci, Ledi Azwar membuka 3 pintu sel tahanan yang berisi total 24 orang. Atas komando dari Amin, seluruh tahanan akhirnya bersama-sama melarikan diri melewati pintu penjagaan yang tidak ada petugasnya, memanjat dinding bangunan setinggi 2,5 meter.
“Memanjat dinding ke dua, dan akhirnya memanjat dinding pagar Lapas tinggi 4 meter dengan menggunakan beberapa kain sarung yang diikat menjadi satu untuk sebagai tali, kemudian ke 24 orang tersebut berhasil melarikan diri ke arah perkebunan belakang/samping kanan Lapas.”tutup sumber itu.
Kpala Kanwil Kemenkumham Jambi M Jahari Sitepu mengatakan tahanan tersebut tidak ada sangkut paut dengan LPKA Muarabulian.
“Karena ruangan tahanan Polres Batanghari di perbaiki makanya diletakkan di LP Anak,” katanya, Senin (15/11/2021)
Blok tersebut, berbeda dengan blok tahanan LPKA Muarabulian. Blok yang dipinjam pakai itu bekas blok tahanan perempuan yang saat ini telah memiliki Lapas Perempuan khusus.
“Terkait informasi yang beredar, perlu saya luruskan jika yang kabur bukan tahanan titipan,”bantahnya












Discussion about this post